Thursday, June 9, 2011

RENUNGAN BERSAMA



ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

Sahabatku yang kukasihi karenaNya
marilah kita sama sama mengisi hari jumaat ini dengan berbagai amalan amalan untuk akhirat kita semoga Allah memberkati ini semua Aamiin berikut ini ana coba paparkan beberapa kelebihan hari JUMAAT

1. Hari paling utama

Ada beberapa peristiwa yang terjadi pada hari jum’at ini, antara lain:
• Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam dan mewafatkannya.
• Hari Nabi Adam ‘alaihissallam dimasukkan ke dalam surga.
• Hari Nabi Adam ‘alaihissallam diturunkan dari surga menuju bumi.
• Hari akan terjadinya kiamat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya.”
(HR. Muslim)

2. Hari bagi kaum muslimin

Hari jum’at adalah hari berkumpulnya umt Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masjid-masjid mereka yang besar untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah jum’at yang berisi wasiat taqwa dannasehat,serta do’a.

Dari Kuzhaifah dan Rabi’i bin Harrasy radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah menyesatkan orang-orang sebelum kami pada hari jum’at, Yahudi pada hari sabtu, dan Nasrani pada hari ahad, kemudian Allah mendatangkan kami dan memberi petunjuk pada hari jum’at, mereka umat sebelum kami akan menjadi pengikut pada hari kiamat, kami adalah yang terakhir dari penghuni dunia ini dan yang pertama pada hari kiamat yang akan dihakimi sebelum umat yang lain.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

3. Hari yang paling mulia dan merupakan penghulu dari hari-hari

Dari Abu Lubabah bin Ibnu Mundzir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Hari jum’at adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah, hari jum’at ini lebih mulia dari hari raya Idhul Fitri dan Idul Adha di sisi Allah, pada hari jum’at terdapat lima peristiwa, diciptakannya Adam dan diturunkannya ke bumi, pada hari jum’at juga Adam dimatikan, di hari jum’at terdapat waktu yang mana jika seseorang meminta kepada Allah maka akan dikabulkan selama tidak memohon yang haram, dan di hari jum’at pula akan terjadi kiamat, tidaklah seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi dan di langit kecuali dia dikasihi pada hari jum’at.” (HR. Ahmad)

4. Waktu yang mustajab untuk berdo’a

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari jum’at lalu beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Di hari jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari Muslim)

5. Dosa-dosanya diampuni antara jum’at tersebut dengan jum’at sebelumnya

Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidaklah seseorang mandi pada hari jum’at dan bersuci semampunya, berminyak dengan minyak, atau mengoleskan minyak wangi dari rumahnya, kemudian keluar (menuju masjid), dan dia tidak memisahkan dua orang (yang sedang duduk berdampingan), kemudian dia mendirikan shalat yang sesuai dengan tuntunannya, lalu diam mendengarkan (dengan seksama) ketika imam berkhutbah melainkan akan diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) antara jum’at tersebut dan jum’at berikutnya.” (HR. Bukhari)

AMALAN AMALAN YANG DI SYARI'ATKAN PADA HARI

1. Memperbanyak shalawat

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.” (HR. Baihaqi dengan sanad shahih)

2. Membaca surat Al Kahfi

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at akan diberikan cahaya baginya diantara dua jum’at.” (HR. Al Hakim dan Baihaqi dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

3. Perbanyakkan Membaca do’a

Banyak ulama yang berpendapat bahawa makbulnya doa yang dibaca di antara dua khutbah,iaitu khatib sedang duduk antara khutbah pertama dan khutbah kedua.

Ini berdasarkan hadis daripada Abu Hurairah yang bermaksud,
“Pada hari Jumaat ada satu saat yang bertepatan dengan orang Islam ketika dia sedang sembahyang, di mana tatkala ia berdoa maka doanya itu akan dimakbulkan.” Dan rasulullah menunjukkan isyarat tangannya yang membawa maksud sedikit sahaja waktu itu.

4. Amalan-amalan shalat Jum’at (wajib bagi laki-laki)

• Mandi, bersiwak, dan memakai wangi-wangian.
• Berpagi-pagi menuju tempat shalat jum’at.
• Diam mendengarkan khatib berkhutbah.
• Memakai pakaian yang terbaik.
• Melakukan shalat sunnah.

SELAMAT MERENUNG DAN BERUSAHA UNTUK DIAMALKAN IANYA ALLAH WASSALAM

AKU



TENTANG SEORANG "AKU"

Dikala ini mindaku bernada
Hati mula berdetik
Lidah pun terpetik
Lantas rekahan bibir mengukir kata

Andai saat ini dia didepanku
Akan aku suarakan nada hatiku
Tapi apakan dayaku
Seorang aku hanya terkaku pilu

Kini seorang aku
Mencari apa silapku
Sehingga hati aku dipalu sendu
Tiada lagi dia menemani langkahku

Sang bayu khabarkan padanya
Dan bisikkan padanya
Betapa seorang aku disini kini terpana
Sunyi, sepi, rindu dia disana.

Berbaik Sangka


Petua Untuk Membina Sikap Bersangka Baik

Sesiapa jua yang anda fikirkan, fikirlah yang baik-baik saja tentang dirinya walaupun dia itu musuh ketat anda atau dia pernah sakitkan hati anda. Setiap hari kita akan berjumpa ratusan orang. Ada yang membuat kita menyampah, ada yang membuat kita suka. Kekadang kita teringat orang-orang dari masa lalu, mungkin orang-orang yang kita lihat pada minggu, orang-orang yang kita berbual dengan mereka pada minggu lalu.

Biasanya, kita akan lebih mengingati perangai mereka yang menyakitkan hati kita. Berhati-hati dengan sikap sebegini sebab ia adalah racun kepada fikiran positif anda. Sikap itu membuat minda terlatih ke arah fikiran negatif. Untuk mengubahnya, fikirlah hanya yang baik-baik tentang sesiapa saja.

Lebih banyak kita berfikiran baik-baik pada seseorang, lebih banyak kita diketemukan dengan situasi yang baik-baik, bahkan kita sendiri akan rasa seolah-olah kita ini bertuah sebab asyik jumpa situasi yang baik-baik. Misalnya, mungkin tiba-tiba ada orang ingin tumpangkan anda naik keretanya, mungkin tiba-tiba ada seorang kawan belanja anda makan tengahari, mungkin tiba-tiba ada seorang kawan muncul di depan mata anda, menghulurkan sebuah hadiah yang anda sendiri tidak sangka-sangka.

Ujian Allah


Bismillahirrahmanirrahiim...

Manusia seringkali lemah jiwa dan merasakan dirinya terlalu kerdil apabila berdepan dengan ujian.. Seringkali kita merasakan kitalah orang yang paling malang dan orang lain tidak di uji sepertimana kita di uji.. Perasaan begini menjadikan kita lemah dan lesu hingga punca penyelesaian masalah menjadi kabur. Inilah bisikan kelemahan yang akan menjadikan jiwa kita kerdil dan lesu tidak bermaya.. Besarkanlah jiwa kita.. Sebenarnya semua orang sedang dan akan berdepan dengan berbagai macam ujian bahkan ujian inilah tanda-tanda bahawa masih berlangsungnya kehidupan...

Sedarlah bahawa yang menjadikan kita tewas atau berjaya untuk berdepan dengan ujian bukanlah kecil atau besarnya ujian itu tetapi apakah sikap kita apabila berdepan dengan ujian tersebut.. Jika kita menganggap suatu ujian itu besar maka jiwa kita kecil dan lemah tetapi jika kita melihat ujian itu sebagai lumrah dan kemestian hidup maka jiwa kita menjadi kental.. Adakah apabila kita kecewa dan manangis, segala permasalahan itu akan selesai sendiri? Adakah dengan menyalahkan diri sendiri, semua masalah akan selesai? Tentunya tidak.. Jadi yang perlu kita lakukan ialah mencari punca masalah dan cuba menyelesaikannya mengikut kemampuan yang kita ada...

Janganlah melihat suatu musibah atau ujian itu secara bersendirian.. Hadirkanlah Allah dalam kehidupan kita.. Yakinlah dengan apa yang Allah janjikan.. Sentiasalah hubungkan hati kita dengan Allah swt supaya segala penyelesaiannya bermuarakan keimanan kepada Allah SWT...

Rasulullah SAW pernah mengajarkan sahabat-sahabat supaya zikirkan "Innalillahi wa inna ilaihi rooji'un. Alllahumma jurni fi musibati wa akhlifli khairan minha"
(Dari Allah kita datang dan kepada Allah kita kembali, Ya Allah berilah ganjaran daripada musibah yang menimpaku dan gantikanlah ia dengan kebaikan) apabila di timpa musibah.. Bahkan pada suatu hari pernah lampu/pelita Rasulullah SAW terpadam lalu baginda ucapkan innalillah.. hingga sahabat bertanya "Adakah inipun musibah ya Rasulullah?" Jawab baginda "Apa saja yang menyulitkan mukmin adalah musibah"...

Wallahu'alam...


Tip Membelai Cinta Kasih Sayang

Dalam perkahwinan, keintiman antara pasangan adalah perkara asas dalam membentuk keharmonian rumah tangga.

Keintiman akan hadir jika kita sama-sama saling mengambil berat dan bertolak ansur antara satu sama lain. Lantas, ia membina kekuatan dan keteguhan dalam sesebuah ikatan perkahwinan.

Selain itu, kepercayaan memainkan peranan penting dalam sesebuah ikatan perkahwinan. Isteri haruslah mempercayai tentang kebolehan dan usaha pasangan dalam melakukan sesuatu perkara serta jangan menolak pandangan pasangan jika ada rasionalnya.

Biarpun anda dan pasangan masing-masing sibuk dengan tugasan, namun cubalah mencuri masa untuk bersemuka. Setidak-tidaknya berilah masa selama 20 minit untuk bersembang dengannya. Cara ini membolehkan anda memahami perasaan dan hati budi masing-masing.

Di sini terdapat 15 tip mudah untuk menyatakan "Aku cinta padamu" untuk tujuan mengeratkan lagi hubungan suami isteri walaupun dalam keadaan yang sibuk.

  1. Belai pasangan anda dengan ciuman manja sebagai tanda penghargaan diri anda kepada dirinya, malah senyuman juga memain peranan penting dalam meneruskan perjalanan awal untuk mencipta hubungan antara pasangan. Biarkan mata anda berkelip-kelip manja sebagai tanda anda terlalu merindui dirinya.
  2. Hangatkan hubungan cinta anda dengan si dia dengan memberi kejutan ciuman di lehernya semasa si dia membuat kerja-kerja di meja komputer ketika sedang berehat di rumah.
  3. Sesekali ketika bersantai di rumah bersama si dia, apa salahnya, berikan urutan kepadanya, lagipun bukan untuk orang lain tetapi kepada insan yang kita disayangi. Berikan ciuman romantik atau tunjukkan mesej melalui isyarat badan terhadap si dia.
  4. Pada ketika itu berbual bersama-sama. Biarpun masing-masing sibuk dengan tugasan, cubalah mencuri masa untuk bersemuka dengan berkongsi cerita bersama. Cara ini membolehkan anda memahami perasaan dan hati budi si dia .
  5. Walaupun telah berkahwin dan memiliki anak, tidak salah untuk menyatakan ucapan cinta dan sesekali apa salahnya tinggalkan pesanan ringkas pada si dia, mungkin ia boleh mengimbau kembali zaman percintaan anda suatu ketika dulu. Luahkan kata-kata cinta anda kepada si dia untuk menghangat keintiman hubungan anda.
  6. Buktikan kasih sayang anda kepada si dia, tulislah surat dengan menyatakan anda berbangga dengan pencapaian dirinya. Ini kerana kebanyakan lelaki gemarkan pujian daripada seseorang lebih-lebih lagi daripada isterinya. Atau anda boleh menulis kepadanya menyatakan sesuatu tentang kelebihan dirinya. Letakkan ayat-ayat 'cinta ' itu di dalam dompet tangan atau beg kerja untuk memberi kejutan pada dirinya.
  7. Buktikan perasaan cinta anda pada si dia, berikan dia satu ciuman romantik diikuti dengan pelukan sebagai tanda penghargaan diri. Setiap pasangan sentiasa inginkan dirinya dibelai dan disayangi.
  8. Usah malu dengan si dia, peluklah si dia dengan pelukan erat, luahkan kata-kata cinta kepadanya dan berikan ciuman romantik untuknya.
  9. Kebanyakan lelaki gemarkan pujian daripada seseorang, lebih-lebih lagi daripada isterinya. Sambil itu si isteri bolehlah menepuk bahu si suami sebagai tanda memuji kehebatan dirinya.
  10. Luahkan pada pasangan anda, bahawa anda bangga dengan kehebatan si dia, tunjukkan rasa hormat anda terhadap si dia agar ikatan percintaan menjadi lebih intim. Sebagai contoh, anda mungkin berkata, ''Anda seorang yang hebat'' atau "Saya sungguh menghargai bagaimana susahnya kerja dalam memberi kesempurnaan kepada keluarga kita". Apabila membeli barang, belikan sesuatu kepada si dia sebagai tanda anda mencintai dirinya.
  11. Dapatkan persetujuan bersama ketika membuat keputusan bersama si dia. Kadang-kadang si dia akan berasa marah dan tidak suka sikap si isteri cuba menukar sesuatu jadual mahupun kehendaknya.
  12. Ini boleh membangkitkan kemarahan si dia, dalam hal ini si isteri perlu bersabar dengan kemahuan si dia.
  13. Isteri haruslah menunjukkan rasa hormat terhadap suami, jangan sesekali melakukan perkara-perkara negatif, ketika membeli-belah contohnya, cuba dapatkan pandangannya. Contohnya ketika membeli kad ucapan untuk kad hari jadi, cubalah minta pandangan si dia untuk membuat pilihan. Hal ini akan membuatkan si dia merasakan dia mempunyai hak terhadap diri anda.
  14. Ketika masa lapang, gunakan bahan-bahan terbuang untuk melukis bentuk dua keping hati disambungkan bersama dengan nama-nama anda pada hati itu dan menulis "aku cinta padamu" terhadap si dia.
  15. Cuba hasilkan sajak-sajak cinta kepada si dia untuk menyatakan isi hati anda.


Susunan Zuhayati Yazid

Sunday, May 15, 2011

MEMBACA AL FATIHAH



MEMBACA AL FATIHAH

Hukum Membaca Al-Fatihah

Membaca Al-Fatihah merupakan salah satu dari sekian banyak rukun sholat, jadi kalau dalam sholat tidak membaca Al-Fatihah maka tidak sah sholatnya berdasarkan perkataan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam (yang artinya):
"Tidak dianggap sholat (tidak sah sholatnya) bagi yang tidak membaca Al-Fatihah" (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Jama'ah: yakni Al-Imam Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa-i dan Ibnu Majah).
"Barangsiapa yang sholat tanpa membaca Al-Fatihah maka sholatnya buntung, sholatnya buntung, sholatnya buntung…tidak sempurna" (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Imam Muslim dan Abu 'Awwanah).

Kapan Kita Wajib Membaca Surat Al-Fatihah

Lantas bagaimana kalau imam membaca secara keras…?Tentang ini Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa pernah Rasulullah melarang makmum membaca surat dibelakang imam kecuali surat Al-Fatihah:

"Betulkah kalian tadi membaca (surat) dibelakang imam kalian?" Kami menjawab: "Ya, tapi dengan cepat wahai Rasulallah." Berkata Rasul: "Kalian tidak boleh melakukannya lagi kecuali membaca Al-Fatihah, karena tidak ada sholat bagi yang tidak membacanya."  (Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhori, Abu Dawud, dan Ahmad, dihasankan oleh At-Tirmidzi dan Ad-Daraquthni)

Selanjutnya beliau shallallahu 'alaihi wa sallam melarang makmum membaca surat apapun ketika imam membacanya dengan jahr (diperdengarkan) baik itu Al-Fatihah maupun surat lainnya. Hal ini selaras dengan keterangan dari Al-Imam Malik dan Ahmad bin Hanbal tentang wajibnya makmum diam bila imam membaca dengan jahr/keras. Berdasar arahan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:
Dari Abu Hurairah, ia berkata: Telah berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :"Dijadikan imam itu hanya untuk diikuti. Oleh karena itu apabila imam takbir, maka bertakbirlah kalian, dan apabila imam membaca, maka hendaklah kalian diam (sambil memperhatikan bacaan imam itu)…" (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Abu Dawud no. 603 & 604. Ibnu Majah no. 846, An-Nasa-i. Imam Muslim berkata: Hadits ini menurut pandanganku Shahih).

"Barangsiapa sholat mengikuti imam (bermakmum), maka bacaan imam telah menjadi bacaannya juga."  (Hadits dikeluarkan oleh Imam Ibnu Abi Syaibah, Ad-Daraquthni, Ibnu Majah, Thahawi dan Ahmad lihat kitab Irwa-ul Ghalil oleh Syaikh Al-Albani).

Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sesudah mendirikan sholat yang beliau keraskan bacaanya dalam sholat itu, beliau bertanya: "Apakah ada seseorang diantara kamu yang membaca bersamaku tadi?" Maka seorang laki-laki menjawab, "Ya ada, wahai Rasulullah." Kemudian beliau berkata, "Sungguh aku katakan: Mengapakah (bacaan)ku ditentang dengan Al-Qur-an (juga)." Berkata Abu Hurairah, kemudian berhentilah orang-orang dari membaca bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada sholat-sholat yang Rasulullah keraskan bacaannya, ketika mereka sudah mendengar (larangan) yang demikian itu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.  (Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa-i dan Malik. Abu Hatim Ar Razi menshahihkannya, Imam Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan).

Hadits-hadits tersebut merupakan dalil yang tegas dan kuat tentang wajib diamnya makmum apabila mendengar bacaan imam, baik Al-Fatihahnya maupun surat yang lain. Selain itu juga berdasarkan firman Allah Ta'ala (yang artinya):

"Dan apabila dibacakan Al-Qur-an hendaklah kamu dengarkan ia dan diamlah sambil memperhatikan (bacaannya), agar kamu diberi rahmat." (Al-A'raaf : 204).

Ayat ini asalnya berbentuk umum yakni dimana saja kita mendengar bacaan Al-Qur-an, baik di dalam sholat maupun di luar sholat wajib diam mendengarkannya walaupun sebab turunnya berkenaan tentang sholat. Tetapi keumuman ayat ini telah menjadi khusus dan tertentu (wajibnya) hanya untuk sholat, sebagaimana telah diterangkan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Sa'id bin Jubair, Adh Dhohak, Qotadah, Ibarahim An Nakha-i, Abdurrahman bin Zaid bin Aslam dan lain-lain. Lihat Tafsir Ibnu Katsir II/280-281.

Cara Membaca Al Fatihah

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membaca surat Al-Fatihah pada setiap roka'at. Membacanya dengan berhenti pada setiap akhir ayat (waqof), tidak menyambung satu ayat dengan ayat berikutnya (washol) berdasarkan hadits riwayat Abu Dawud, Sahmi dan 'Amr Ad Dani, dishahihkan oleh Hakim, disetujui Adz-Dzahabi.

Jadi bunyinya:
kemudian berhenti,
kemudian berhenti,
Begitulah seterusnya sampai selesai ayat yang terakhir.
Terkadang beliau membaca: ( MAALIKI YAUMIDDIIN )

Atau dengan memendekkan bacaan 'maa' menjadi: ( MALIKI YAUMIDDIIN ), Berdasarkan riwayat yang mutawatir dikeluarkan oleh Tamam Ar Razi, Ibnu Abi Dawud, Abu Nu'aim, dan Al Hakim. Hakim menshahihkannya, dan disetujui oleh Adz-Dzahabi.

Seandainya Seseorang Belum Hafal Al-Fatihah

Bagi seseorang yang belum hafal Al Fatihah terutama bagi yang baru masuk Islam, tentu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan solusinya. Nasehatnya untuk orang yang belum hafal Al-Fatihah (tentunya dia tak berhak jadi Imam):
Ucapkanlah:

SUBHANALLAHI, WALHAMDULILLAHI, WA LAA ILAHA ILLALLAHU, WALLAHU AKBAR, WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHI
artinya:
"Maha Suci Allah, Segala puji milik Allah, tiada Ilah (yang haq) kecuali Allah, Allah Maha Besar, Tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah."  (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Imam Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, Hakim, Thabrani dan Ibnu Hibban disahihkan oleh Hakim dan disetujui oleh Ad-Dzahabi).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda:
"Jika kamu hafal suatu ayat Al-Qur-an maka bacalah ayat tersebut, jika tidak maka bacalah Tahmid, Takbir dan Tahlil."  (Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi dihasankan oleh At-Tirmidzi, tetapi sanadnya shahih, baca Shahih Abi Dawud hadits no. 807).

DUDUK TASYAHHUD AWWAL DAN TASYAHHUD AKHIR
Tasyahhud awwal dan duduknya merupakan kewajiban dalam sholat

Tempat dilakukannya

Duduk tasyahhud awwal terdapat hanya pada sholat yang jumlah roka'atnya lebih dari dua (2), pada sholat wajib dilakukan pada roka'at yang ke-2. Sedang duduk tasyahhud akhir dilakukan pada roka'at yang terakhir. Masing-masing dilakukan setelah sujud yang kedua.

Cara duduk tasyahhud awwal dan tasyahhud akhir

Waktu tasyahhud awwal duduknya iftirasy (duduk diatas telapak kaki kiri) (lihat gambar) sedang pada tasyahhud akhir duduknya tawaruk (duduk dengan kaki kiri dihamparkan kesamping kanan dan duduk diatas lantai) (lihat gambar), pada masing-masing posisi kaki kanan ditegakkan.

Dari Abi Humaid As-Sa'idiy tentang sifat sholat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dia berkat, "Maka apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam duduk dalam dua roka'at (-tasyahhud awwal) beliau duduk diatas kaki kirinya dan bila duduk dalam roka'at yang akhir (-tasyahhud akhir) beliau majukan kaki kirinya dan duduk di tempat kedudukannya (lantai dll)." (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud)

Letak tangan ketika duduk

Untuk kedua cara duduk tersebut tangan kanan ditaruh di paha kanan sambil berisyarat dan/atau menggerak-gerakkan jari telunjuk dan penglihatan ditujukan kepadanya, sedang tangan kirinya ditaruh/terhampar di paha kiri (lihat gambar).

Dari Ibnu 'Umar berkata Rasulullahi shallallahu 'alaihi wa sallam bila duduk didalam shalat meletakkan dua tangannya pada dua lututnya dan mengangkat telunjuk yang kanan lalu berdoa dengannya sedang tangannya yang kiri diatas lututnya yang kiri, beliau hamparkan padanya." (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim dan Nasa-i).

Berisyarat dengan telunjuk, bisa digerakkan bisa tidak

Selama melakukan duduk tasyahhud awwal maupun tasyahhud akhir, berisyarat dengan telunjuk kanan, disunnahkan menggerak-gerakkannya. Kadang pada suatu sholat digerakkan pada sholat lain boleh juga tidak digerak-gerakkan.

"Kemudian beliau duduk, maka beliau hamparkan kakinya yang kiri dan menaruh tangannya yang kiri atas pahanya dan lututnya yang kiri dan ujung sikunya diatas paha kanannya, kemudian beliau menggenggam jari-jarinya dan membuat satu lingkaran kemudian mengangkat jari beliau maka aku lihat beliau menggerak-gerakkannya berdo'a dengannya."  (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Abu Dawud dan An-Nasa-i).

"Dari Abdullah Bin Zubair bahwasanya ia menyebutkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berisyarat dengan jarinya ketika berdoa dan tidak menggerakannya."  (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud).

Membaca do'a At-Tahiyyaat dan As-Sholawaat

Do'a tahiyyat ini ada beberapa versi, untuk hendaklah dipilih yang kuat dan lafadhznya belum ditambah-tambah. Salah satu contoh riwayat yang baik adalah sebagai berikut:
Berkata Abdullah : "Kami apabila shalat di belakang nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keselamatan atas jibril dan mikail keselamatan atas si fulan dan si fulan maka rasulullah berpaling kepada kami. Lalu beliau shallallahu 'alaihi wa sallam berkata : sesungguhnya Allah itu As-salam maka apabila shalat hendaklah kalian itu mengucapkan:

"AT-TAHIYYAATU LILLAHI WAS SHOLAWATU WAT THAYYIBAAT, AS-SALAMU'ALAIKA AYYUHAN NABIY WA RAHMATULLAHI WA BARAKATUHU, AS-SALAAMU 'ALAINA WA 'ALAA 'IBAADILLAHIS SHALIHIN. ASYHADU ALLAA ILAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN 'ABDUHU WA RASULUHU"

artinya: segala kehormaatan, shalawat dann kebaikan kepunyaan Allah, semoga keselamatan terlimpah atasmu wahai Nabi dan juga rahmat Allah dan barakah-Nya. Kiranya keselamatan tetap atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shalih; -karena sesungguhnya apabila kalian mengucapkan sudah mengenai semua hamba Allah yang shalih di langit dan di bumi- Aku bersaksi bersaksi bahwa tidak ada ilah yang haq selain Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammmad itu hamba daan utusan-Nya. 

(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al Bukhari).

Dari Ka'ab bin Ujrah berkata : "Maukah aku hadiahkan kepadamu sesuatu ? Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang kepada kami, maka kami berkata : 'Ya Rasulullah kami sudah tahu bagaimana cara mengucapkan salam kepadamu, lantas bagaimana kami harus bershalawat kepadamu? Beliau berkata : ucapkanlah:

"ALLAAHUMMA SHALLI 'ALA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA SHALLAITA 'ALAA AALI IBRAHIIM, INNAKA HAMIIDUM MAJIID. ALLAAHUMMA BAARIK 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA BARAKTA 'ALAA AALI IBRAHIIM, INNAKA HAMIIDUM MAJIID."

artinya: "Ya Allah berikanlah Shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibarahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung."

Berdo'a berlindung dari empat (4) hal.

Hal ini dilakukan pada duduk tasyahhud akhir saja.

…..Apabila kamu telah selesai bertasyahhud akhir maka… (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Agar tidak menyalahi riwayat -hadits Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam- ini maka dalam tasyahhud awwal bacaannya berhenti sampai membaca sholawat pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sedang ta'awudz (berlindung dari 4 hal) ini dibaca hanya ketika tasyahhud akhir.

Dari Abu Hurairah berkata; berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : "Apabila kamu telah selesai bertasyahhud maka hendaklah berlindung kepada Allah dari empat (4) hal, dia berkata:
"ALLAAHUMMA INNII A'UUDZUBIKA MIN 'ADZAABI JAHANNAMA WA MIN 'ADZAABIL QABRI WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT WA MIN FITNATIL MASIIHID DAJJAAL."

artinya: "Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam, siksa kubur, fitnahnya hidup dan mati serta fitnahnya Al-Masiihid Dajjaal."  (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim dengan lafadhz Muslim)

Berdo'a dengan do'a/permohonan lainnya
…kemudian (supaya) dia memilih do'a yang dia kagumi/senangi… (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad dan Al-Bukhari)

Thursday, April 14, 2011

BIMBINGAN DAN KAUNSELING: MESYUARAT (TUGASAN)




Munajat Dini hari Yang Menyentuh hati  
Oleh: Syamsuri Rifai  

Munajat ini sangatlah bermanfaat untuk memperoleh penjagaan dan perlindungan Allah swt dari segala apa yang kita takutkan khususnya di saat-saat dunia sedangkan dilanda bermacam-macam musibah. Munajat ini juga bermanfaat untuk memperoleh keluasan rizki yang halal dan berkah; dan untuk memperoleh ketentraman dan kedamaian hati khususnya saat-saat menghadapi problem yang menggoncang kehidupan kita. Saya yakin munajat ini  jika dibaca dan diresapi maknanya, dapat mengalirkan air mata kita saat-saat dalam kesendirian. Waktu untuk membaca munajat ini dari jam tiga malam sesudah shalat layl (shalat malam) hingga menjelang waktu Subuh:  

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad  

Ya Allah, Duhai Pelindungku dalam dukaku  
Duhai Sahabatku dalam deritaku  
Duhai Kekasihku dalam nikmatku  
Duhai Tujuanku dalam harapanku  
Engkaulah Yang Menutupi rahasiaku,Yang Menenteramkan ketakutanku,  
Yang Memaafkan ketergelinciranku, ampuni kesalahanku.  

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu kepatuhan dalam keimanan sebelum kepatuhan kehinaan dalam neraka. Wahai Yang Maha Esa, wahai Yang Maha Tunggal, wahai Yang Tak Beranak dan tidak diperanakkan, serta tak ada tandingan bagi-Nya.  

Wahai Yang Memberi orang yang memohon karunia dan rahmat-Nya  
Wahai Yang Memulai dengan kebaikan kepada orang yang tidak memohon karunia dan kemuliaan-Nya yang abadi.  
Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.  
Anugerahkan padaku rahmat yang luas dan meliputi, yang dengannya aku mencapai kebaikan di dunia dan akhirat.  

Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu, yang dengannya aku bertaubat pada-Mu dan kembali pada-Mu. Aku memohon ampun kepada-Mu dari segala kebaikan yang kuinginkan saat aku menghadap pada-Mu, yang di dalamnya bercampur sesuatu yang tak layak bagi-Mu.  

Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, maafkan kezalimanku dan kedurhakaanku wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Tidak Menyia-nyiakan orang yang bermohon, wahai Yang Tidak habis karunia-Nya karena orang yang memperolehnya, wahai Yang Maha Tinggi sehingga tidak ada sesuatu pun yang mengungguli-Nya, wahai Yang Maha Dekat sehingga tidak ada sesuatu selain-Nya.  

Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sayangi daku wahai Yang Membelah lautan untuk Musa. Sayangi daku malam ini, malam ini, malam ini; saat ini, saat ini, saat ini.  

Ya Allah, sucikan hatiku dari kemunafikan, amalku dari riya', lisanku dari dusta, mataku dari khianat, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui semua mata yang berkhianat, dan semua yang tersimpan di dalam hati.    

Ya Rabbi  
Inilah saatnya orang mencari perlindungan dengan-Mu dari api neraka  
Inilah saatnya orang memohon penjagaan dengan-Mu dari api neraka  
Inilah saatnya orang memohon pertolongan dengan-Mu dari api neraka  

Inilah saatnya orang berlari kepada-Mu dari api neraka  
Inilah saatnya orang karena kesalahannya kembali kepada-Mu, mengakui  
dosanya dan bertaubat kepada Tuhannya.  

Inilah saatnya orang yang sengsara dan butuh kepada-Mu  
Inilah saatnya orang yang ketakutan dan mencari perlindungan-Mu  
Inilah saatnya orang yang duka dan menderita  
Inilah saatnya orang yang kebingungan dan kesulitan  

Inilah saatnya orang yang terasing dan tenggelam dalam kesunyian  
Inilah saatnya orang yang kesepian dan sendirian  
Inilah saatnya orang yang tidak mendapatkan pengampun dosanya kecuali dari-Mu yang tak ada yang memberi kekuatan pada kelemahannya kecuali Engkau yang tak ada yang memberi kebahagiaan atas penderitaannya selain- Mu  

Ya Allah, wahai Yang Maha Mulia, jangan campakkan wajahku ke dalam api neraka setelah tenggelam dalam sujud pada-Mu, merebah di hadapan-Mu karena tak mensyukuri kebaikan-Mu padaku. Padahal, segala puji bagi-Mu, anugrah dan karunia yang aku peroleh adalah milik-Mu.  

Ya Rabbi, ya Rabbi (diulang-ulang tanpa bernafas hingga akhir kemampuan bernafas),  
Sayangi kelemahanku dan sedikitnya dayaku, lemahnya kulitku dan hancurnya anggota tubuhku, berserakannya dagingku, jasadku dan tubuhku, kesendirianku dan kesepianku di kuburku dan segala keluh-kesahku dalam ujian yang kecil.  

Ya Rabbi, aku  memohon pada-Mu kesejukan hati pada hari kerugian dan penyesalan. Putihkan wajahku ya Rabbi pada hari wajah-wajah menjadi hitam Lindungi daku dari peristiwa besar yang menakutkan  

Aku memohon pada-Mu  
kebahagiaan pada hari semua hati dan pandangan diputarbalikkan  
kedamaian pada saat aku berpisah dengan dunia.  

Segala puji bagi Allah, yang aku harapkan pertolongan-Nya dalam hidupku, yang aku persiapkan sebagai simpanan pada hari aku membutuhkan.  

Segala puji bagi Allah, kepada-Nya aku berdoa, tidak kepada selain-Nya, dan sekiranya aku berdoa kepada selain-Nya niscaya mengecewakan doaku.  

Segala puji bagi Allah, kepada-Nya aku berharap, tidak kepada selain-Nya, dan sekiranya aku berharap kepada selain-Nya tentu berbeda dengan harapanku.  

Segala puji bagi Allah,  Yang Memberi kenikmatan, Yang Memberi kebaikan, Yang Memberi keindahan, Yang Memberi karunia. Yang Memiliki keagungan dan kemuliaan, Yang Memiliki semua kenikmatan, Yang Memiliki semua kebaikan, Puncak segala harapan, Yang Menunaikan semua keperluan.  

Ya Allah,  sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad  
Karuniakan padaku keyakinan dan berbaik sangka pada-Mu  
Kuatkan dalam hatiku harapanku pada-Mu  
Putuskan harapanku pada selain-Mu, sehingga aku tidak berharap kecuali kepada-Mu dan tidak percaya kecuali kepada-Mu.  

Ya Latif, wahai Yang Maha Lembut terhadap apa yang  Kau kehendaki, sayangi daku dalam segala keadaanku sebagaimana yang Kau cintai dan Kau ridhai.  

Ya Rabbi, sungguh aku ini lemah terhadap api neraka, maka jangan siksa daku dengan api neraka.  
Ya Rabbi, sayangi doaku, kerendahanku, ketakutanku, kehinaanku dan kemiskinanku,  
harapanku dalam perlindungan dan pertolongan.  

Ya Rabbi, sungguh aku ini lemah untuk mendapatkan dunia sedangkan Engkau Maha Luas rizki-Nya dan Maha Dermawan.  

Ya Rabbi, aku memohon pada-Mu dengan kekuatan-Mu terhadap dunia, dengan kekuasaan-Mu atasnya, dengan ketidakbutuhan-Mu padanya dan kebutuhanku padanya, karuniakan padaku tahun ini, bulan ini, hari ini, saat ini, rizki yang membuatku merasa cukup dari rizki yang halal dan baik yang ada di tangan manusia.  

Ya Rabbi, aku berharap dari-Mu, aku mengingikan dari-Mu, aku bermohon pada-Mu, karena Engkaulah pemilik semua itu. Aku tidak berharap kepada selain-Mu, aku tidak percaya kecuali kepada-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.  

Ya Rabbi, telah aku zalimi diriku, ampuni aku, sayangi aku, maafkan aku. Wahai Yang Maha Mendengar semua suara, wahai Yang Maha Meliputi semua yang berlalu, wahai Yang Menyelamatkan semua jiwa setelah kematian, wahai Yang Maha Suci dari semua kegelapan, Yang Tidak diserupai oleh semua suara, dan Tidak disibukkan oleh segala sesuatu.  

Karuniakan kepada Muhammad saw dan keluarganya yang paling utama dari apa yang ia mohon pada-Mu yang paling utama dari apa yang pernah dimohon pada-Mu yang paling utama dari apa yang selalu dimohon pada-Mu hingga hari  kiamat.  
Anugerahkan padaku keselamatan sehingga menenteramkan kehidupan dan penghidupanku.  
Akhiri hidupku dengan kebaikan sehingga dosa-dosa tidak membahayakanku.  
Ya Allah, karuniakan padaku rasa ridha dalam hatiku terhadap apa yang telah Kau bagikan padaku sehingga aku tidak meminta sesuatu kepada selain-Mu.  

Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad  
Bukakan bagiku khazanah-khazanah rahmat-Mu  
Sayangi daku dengan rahmat-Mu  
Jangan siksa daku sesudah ini selamanya di dunia dan akhirat  
Karuniakan padaku rizki yang halal dan baik dari karunia-Mu yang luas  
Sehingga aku tidak butuh kepada  selain-Mu, tambah bersyukur pada-  
Mu, bertambah butuh pada-Mu dan tidak butuh kepada selain-Mu, dan memperoleh kesucian diri dari-Mu.  

Wahai Yang Memberi kebaikan, wahai Yang Memberi keindahan, wahai  
Yang Memberi karunia, wahai Yang Memiliki segala sesuatu, wahai Yang  
Menentukan takdir.  
Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad,  
Selamatkan daku dari segala kesulitan  
Penuhi daku dengan yang terbaik  
Berkahi daku dalam segala urusanku  
Penuhi semua kebutuhanku.  

Ya Allah,  mudahkan bagiku apa yang kutakutkan kesulitannya, karena untuk memudahkan semua yang aku takutkan kesulitannya adalah mudah bagi-Mu.  
Mudahkan bagiku apa yang kutakutkan kesedihannya  
Jauhkan dariku apa yang kutakutkan kesempitannya  
Selamatkan daku dari apa yang kutakutkan penderitaannya  
Singkirkan dariku apa yang kutakutkan bala'nya  
Wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.  
    
Ya Allah      
Penuhi hatiku dengan rasa cinta pada-Mu dan takut pada-Mu pengakuan terhadap keberanaran-Mu dan keimanan pada-Mu kesendirian bersama-Mu dan kerinduan pada-Mu  
Yâ Dzal jalâli wal Ikrmâ, wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan.  

Ya Allah, Engkau mempunyai hak atasku, bantulah aku memenuhinya. Aku juga mempunyai tanggung jawab pada manusia, berilah aku kekuatan untuk memikulnya. Telah Engkau tentukan jamuan bagi setiap tamu-Mu.  
Aku adalah tamu-Mu, maka jadikanlah surga sebagai jamuanku malam ini. Wahai Pemberi surga, wahai Pemberi ampunan. Lâ hawla walâ quwwata illâ bilka, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu.  

Munajat ini dikutip dan diterjemahkan oleh Syamsuri Rifa'i dari Mafatihul Jinan, bab 2, halaman 198).  

Tek arab dan bacaan tek latin Munajat ini,  juga Amalan praktis dan  
doa-doa pilihan, berikut eBooks Adab2 haji dan doa2nya, kunjungi:  

Informasi tetang amalan praktis dan doa-doa pilihan, kunjungi:  

Feng Shui Islami dan rumus2nya, kunjungi: