Thursday, June 9, 2011

Perkembangan Psikologis Remaja


Perkembangan Psikologis Remaja
Bicara tentang psikologi remaja tentu tak lepas dari perkembangan psikologis remaja, yang mana dapat dikatakan suatu fase perkembangan yang dialami seseorang ketika memasuki usia 12-22 tahun. Pada fase perkembangan psikologi remaja, anak harus mampu meninggalkan sifat kekanak-kanakannya. Lebih lanjut tentangpsikologi remaja simak disini.

Perkembangan Psikologi Remaja

1. Siapa Remaja itu?
Menurut Sri Rumini & Siti Sundari (2004: 53) masa remaja adalah peralihan dari masa anak dengan masa dewasa yang mengalami perkembangan semua aspek/ fungsi untuk memasuki masa dewasa. Rentang waktu usia remaja ini biasanya dibedakan atas tiga, yaitu 12 – 15 tahun = masa remaja awal, 15 – 18 tahun = masa remaja pertengahan, dan 18 – 21 tahun = masa remaja akhir. Baca selengkapnya di Batasan Usia Remaja

2. Ciri-ciri atau Karakteristik Psikologi Remaja

a. Perkembangan Fisik Psikologi Remaja
Fase remaja adalah periode kehidupan manusia yang sangat strategis, penting dan berdampak luas bagi perkembangan berikutnya. Pada remaja awal, pertumbuhan fisiknya sangat pesat tetapi tidak proporsional, misalnya pada hidung, tangan, dan kaki. Pada remaja akhir,proporsi tubuhmencapai ukuran tubuh orang dewasa dalam semua bagiannya (Syamsu Yusuf :2005). Berkaitan dengan perkembangan fisik ini, perkembangan terpenting adalah aspek seksualitas ini dapat dipilah menjadi dua bagian, yakni :

1)     Ciri-ciri Seks Primer
2)      
Perkembangan psikologi remaja pria mengalami pertumbuhan pesat pada organ testis, pembuluh yang memproduksi sperma dan kelenjar prostat. Kematangan organ-organ seksualitas ini memungkinkan remaja pria, sekitar usia 14 – 15 tahun, mengalami “mimpi basah”, keluar sperma. Pada remaja wanita, terjadi pertumbuhan cepat pada organ rahim dan ovarium yang memproduksi ovum (sel telur) dan hormon untuk kehamilan. Akibatnya terjadilah siklus “menarche” (menstruasi pertama). Siklus awal menstruasi sering diiringi dengan sakit kepala, sakit pinggang, kelelahan, depresi, dan mudah tersinggung. Psikologi remaja

2) Ciri-ciri Seks Sekunder

Perkembangan psikologi remaja pada seksualitas sekunder adalah pertumbuhan yang melengkapi kematangan individu sehingga tampak sebagai lelaki atau perempuan. Remaja pria mengalami pertumbuhan bulu-bulu pada kumis, jambang, janggut, tangan, kaki, ketiak, dan kelaminnya. Pada pria telah tumbuh jakun dan suara remaja pria berubah menjadi parau dan rendah. Kulit berubah menjadi kasar. Pada remaja wanita juga mengalami pertumbuhan bulu-bulu secara lebih terbatas, yakni pada ketiak dan kelamin. Pertumbuhan juga terjadi pada kelenjar yang bakal memproduksi air susu di buah dada, serta pertumbuhan pada pinggul sehingga menjadi wanita dewasa secara proporsional.

b. Perkembangan Kognitif Psikologi Remaja
Pertumbuhan otak mencapai kesempurnaan pada usia 12–20 thn secara fungsional, perkembangan kognitif (kemampuan berfikir) remaja dapat digambarkan sebagai berikut
  1. Secara intelektual remaja mulai dapat berfikir logis tentang gagasan abstrak
  2. Berfungsinya kegiatan kognitif tingkat tinggi yaitu membuat rencana, strategi, membuat keputusan-keputusan, serta memecahkan masalah
  3. Sudah mampu menggunakan abstraksi-abstraksi, membedakan yang konkrit dengan yang abstrak
  4. Munculnya kemampuan nalar secara ilmiah, belajar menguji hipotesis
  5. Memikirkan masa depan, perencanaan, dan mengeksplorasi alternatif untuk mencapainya 
  6. Mulai menyadari proses berfikir efisien dan belajar berinstropeksi
  7. Wawasan berfikirnya semakin meluas, bisa meliputi agama, keadilan, moralitas, dan identitas (jati diri)

c. Perkembangan Emosi Psikologi Remaja

Remaja mengalami puncak emosionalitasnya, perkembangan emosi tingkat tinggi. Perkembangan emosi remaja awal menunjukkan sifat sensitif, reaktif yang kuat, emosinya bersifat negatif dan temperamental (mudah tersinggung, marah, sedih, dan murung). Sedangkan remaja akhir sudah mulai mampu mengendalikannya. Remaja yangberkembang di lingkungan yang kurang kondusif, kematangan emosionalnyaterhambat. Sehingga sering mengalami akibat negatif berupa tingkah laku “salah suai”, misalnya: psikologi remaja
  1. Agresif : melawan, keras kepala, berkelahi, suka menggangu dan lain-lainnya
  2. Lari dari kenyataan (regresif) : suka melamun, pendiam, senang menyendiri, mengkonsumsi obat penenang, minuman keras, atau obat terlarang

Sedangkan remaja yang tinggal di lingkungan yang kondusif dan harmonis dapat membantu kematangan emosi remaja menjadi :
  1. Adekuasi (ketepatan) emosi : cinta, kasih sayang, simpati, altruis (senang menolong), respek (sikap hormat dan menghormati orang lain), ramah, dan lain-lainnya
  2. Mengendalikan emosi : tidak mudah tersinggung, tidak agresif, wajar, optimistik, tidak meledak-ledak, menghadapi kegagalan secara sehat dan bijak

d. Pekembangan Moral Psikologi Remaja
Remaja sudah mampu berperilaku yang tidak hanya mengejar kepuasan fisik saja, tetapi meningkat pada tatanan psikologis (rasa diterima, dihargai, dan penilaian positif dari orang lain). psikologi remaja

e. Perkembangan Sosial Psikologi Remaja
Remaja telah mengalami perkembangan kemampuan untuk memahami orang lain (social cognition) dan menjalin persahabatan. Remaja memilih teman yang memiliki sifat dan kualitas psikologis yang relatif sama dengan dirinya, misalnya sama hobi, minat, sikap, nilai-nilai, dan kepribadiannya.
Perkembangan sikap yang cukup rawan pada remaja adalah sikap comformity yaitu kecenderungan untuk menyerah dan mengikuti bagaimana teman sebayanya berbuat. Misalnya dalam hal pendapat, pikiran, nilai-nilai, gaya hidup, kebiasaan, kegemaran, keinginan, dan lain-lainnya.

f. Perkembangan Kepribadian Psikologi Remaja
Psikologi remaja. Isu sentral pada remaja adalah masa berkembangnya identitas diri (jati diri) yang bakal menjadi dasar bagi masa dewasa. Remaja mulai sibuk dan heboh dengan problem “siapa saya?” (Who am I ?). Terkait dengan hal tersebut remaja juga risau mencari idola-idola dalam hidupnya yang dijadikan tokoh panutan dan kebanggaan. Faktor-faktor penting dalam perkembangan integritas pribadi remaja (psikologi remaja) adalah:
  1. Pertumbuhan fisik semakin dewasa, membawa konsekuensi untuk berperilaku dewasa pula
  2. Kematangan seksual berimplikasi kepada dorongan dan emosi-emosi baru
  3. Munculnya kesadaran terhadap diri dan mengevaluasi kembali obsesi dan cita-citanya
  4. Kebutuhan interaksi dan persahabatan lebih luas dengan teman sejenis dan lawan jenis
  5. Munculnya konflik-konflik sebagai akibat masa transisi dari masa anak menuju dewasa. Remaja akhir sudah mulai dapat memahami, mengarahkan, mengembangkan, dan memelihara identitas diri

Tindakan antisipasi remaja akhir adalah:
  1. Berusaha bersikap hati-hati dalam berperilaku dan menyikapi kelebihan dirinya
  2. Mengkaji tujuan dan keputusan untuk menjadi model manusia yang diidamkan
  3. Memperhatikan etika masyarakat, kehendak orang tua, dan sikap teman-temannya
  4. Mengembangkan sikap-sikap pribadinya

g. Perkembangan Kesadaran Beragama
Iman dan hati adalah penentu perilaku dan perbuatan seseorang. Bagaimana perkembangan spiritual ini terjadi pada psikologi remaja? Sesuai dengan perkembangannya kemampuan kritis psikologi remaja hingga menyoroti nilai-nilai agama dengan cermat. Mereka mulai membawa nilai-nilai agama ke dalam kalbu dan kehidupannya. Tetapi mereka juga mengamati secara kritis kepincangan-kepincangan di masyarakat yang gaya hidupnya kurang memedulikan nilai agama, bersifat munafik, tidak jujur, dan perilaku amoral lainnya. Di sinilah idealisme keimanan dan spiritual remaja mengalami benturan-benturan dan ujian.
Demikian perkebangan psikologi remaja, mudah-mudahanan dapat bermanfaat.


RENUNGAN BERSAMA



ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

Sahabatku yang kukasihi karenaNya
marilah kita sama sama mengisi hari jumaat ini dengan berbagai amalan amalan untuk akhirat kita semoga Allah memberkati ini semua Aamiin berikut ini ana coba paparkan beberapa kelebihan hari JUMAAT

1. Hari paling utama

Ada beberapa peristiwa yang terjadi pada hari jum’at ini, antara lain:
• Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam dan mewafatkannya.
• Hari Nabi Adam ‘alaihissallam dimasukkan ke dalam surga.
• Hari Nabi Adam ‘alaihissallam diturunkan dari surga menuju bumi.
• Hari akan terjadinya kiamat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya.”
(HR. Muslim)

2. Hari bagi kaum muslimin

Hari jum’at adalah hari berkumpulnya umt Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masjid-masjid mereka yang besar untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah jum’at yang berisi wasiat taqwa dannasehat,serta do’a.

Dari Kuzhaifah dan Rabi’i bin Harrasy radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah menyesatkan orang-orang sebelum kami pada hari jum’at, Yahudi pada hari sabtu, dan Nasrani pada hari ahad, kemudian Allah mendatangkan kami dan memberi petunjuk pada hari jum’at, mereka umat sebelum kami akan menjadi pengikut pada hari kiamat, kami adalah yang terakhir dari penghuni dunia ini dan yang pertama pada hari kiamat yang akan dihakimi sebelum umat yang lain.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

3. Hari yang paling mulia dan merupakan penghulu dari hari-hari

Dari Abu Lubabah bin Ibnu Mundzir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Hari jum’at adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah, hari jum’at ini lebih mulia dari hari raya Idhul Fitri dan Idul Adha di sisi Allah, pada hari jum’at terdapat lima peristiwa, diciptakannya Adam dan diturunkannya ke bumi, pada hari jum’at juga Adam dimatikan, di hari jum’at terdapat waktu yang mana jika seseorang meminta kepada Allah maka akan dikabulkan selama tidak memohon yang haram, dan di hari jum’at pula akan terjadi kiamat, tidaklah seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi dan di langit kecuali dia dikasihi pada hari jum’at.” (HR. Ahmad)

4. Waktu yang mustajab untuk berdo’a

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari jum’at lalu beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Di hari jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari Muslim)

5. Dosa-dosanya diampuni antara jum’at tersebut dengan jum’at sebelumnya

Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidaklah seseorang mandi pada hari jum’at dan bersuci semampunya, berminyak dengan minyak, atau mengoleskan minyak wangi dari rumahnya, kemudian keluar (menuju masjid), dan dia tidak memisahkan dua orang (yang sedang duduk berdampingan), kemudian dia mendirikan shalat yang sesuai dengan tuntunannya, lalu diam mendengarkan (dengan seksama) ketika imam berkhutbah melainkan akan diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) antara jum’at tersebut dan jum’at berikutnya.” (HR. Bukhari)

AMALAN AMALAN YANG DI SYARI'ATKAN PADA HARI

1. Memperbanyak shalawat

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.” (HR. Baihaqi dengan sanad shahih)

2. Membaca surat Al Kahfi

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at akan diberikan cahaya baginya diantara dua jum’at.” (HR. Al Hakim dan Baihaqi dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

3. Perbanyakkan Membaca do’a

Banyak ulama yang berpendapat bahawa makbulnya doa yang dibaca di antara dua khutbah,iaitu khatib sedang duduk antara khutbah pertama dan khutbah kedua.

Ini berdasarkan hadis daripada Abu Hurairah yang bermaksud,
“Pada hari Jumaat ada satu saat yang bertepatan dengan orang Islam ketika dia sedang sembahyang, di mana tatkala ia berdoa maka doanya itu akan dimakbulkan.” Dan rasulullah menunjukkan isyarat tangannya yang membawa maksud sedikit sahaja waktu itu.

4. Amalan-amalan shalat Jum’at (wajib bagi laki-laki)

• Mandi, bersiwak, dan memakai wangi-wangian.
• Berpagi-pagi menuju tempat shalat jum’at.
• Diam mendengarkan khatib berkhutbah.
• Memakai pakaian yang terbaik.
• Melakukan shalat sunnah.

SELAMAT MERENUNG DAN BERUSAHA UNTUK DIAMALKAN IANYA ALLAH WASSALAM

AKU



TENTANG SEORANG "AKU"

Dikala ini mindaku bernada
Hati mula berdetik
Lidah pun terpetik
Lantas rekahan bibir mengukir kata

Andai saat ini dia didepanku
Akan aku suarakan nada hatiku
Tapi apakan dayaku
Seorang aku hanya terkaku pilu

Kini seorang aku
Mencari apa silapku
Sehingga hati aku dipalu sendu
Tiada lagi dia menemani langkahku

Sang bayu khabarkan padanya
Dan bisikkan padanya
Betapa seorang aku disini kini terpana
Sunyi, sepi, rindu dia disana.

Berbaik Sangka


Petua Untuk Membina Sikap Bersangka Baik

Sesiapa jua yang anda fikirkan, fikirlah yang baik-baik saja tentang dirinya walaupun dia itu musuh ketat anda atau dia pernah sakitkan hati anda. Setiap hari kita akan berjumpa ratusan orang. Ada yang membuat kita menyampah, ada yang membuat kita suka. Kekadang kita teringat orang-orang dari masa lalu, mungkin orang-orang yang kita lihat pada minggu, orang-orang yang kita berbual dengan mereka pada minggu lalu.

Biasanya, kita akan lebih mengingati perangai mereka yang menyakitkan hati kita. Berhati-hati dengan sikap sebegini sebab ia adalah racun kepada fikiran positif anda. Sikap itu membuat minda terlatih ke arah fikiran negatif. Untuk mengubahnya, fikirlah hanya yang baik-baik tentang sesiapa saja.

Lebih banyak kita berfikiran baik-baik pada seseorang, lebih banyak kita diketemukan dengan situasi yang baik-baik, bahkan kita sendiri akan rasa seolah-olah kita ini bertuah sebab asyik jumpa situasi yang baik-baik. Misalnya, mungkin tiba-tiba ada orang ingin tumpangkan anda naik keretanya, mungkin tiba-tiba ada seorang kawan belanja anda makan tengahari, mungkin tiba-tiba ada seorang kawan muncul di depan mata anda, menghulurkan sebuah hadiah yang anda sendiri tidak sangka-sangka.

Ujian Allah


Bismillahirrahmanirrahiim...

Manusia seringkali lemah jiwa dan merasakan dirinya terlalu kerdil apabila berdepan dengan ujian.. Seringkali kita merasakan kitalah orang yang paling malang dan orang lain tidak di uji sepertimana kita di uji.. Perasaan begini menjadikan kita lemah dan lesu hingga punca penyelesaian masalah menjadi kabur. Inilah bisikan kelemahan yang akan menjadikan jiwa kita kerdil dan lesu tidak bermaya.. Besarkanlah jiwa kita.. Sebenarnya semua orang sedang dan akan berdepan dengan berbagai macam ujian bahkan ujian inilah tanda-tanda bahawa masih berlangsungnya kehidupan...

Sedarlah bahawa yang menjadikan kita tewas atau berjaya untuk berdepan dengan ujian bukanlah kecil atau besarnya ujian itu tetapi apakah sikap kita apabila berdepan dengan ujian tersebut.. Jika kita menganggap suatu ujian itu besar maka jiwa kita kecil dan lemah tetapi jika kita melihat ujian itu sebagai lumrah dan kemestian hidup maka jiwa kita menjadi kental.. Adakah apabila kita kecewa dan manangis, segala permasalahan itu akan selesai sendiri? Adakah dengan menyalahkan diri sendiri, semua masalah akan selesai? Tentunya tidak.. Jadi yang perlu kita lakukan ialah mencari punca masalah dan cuba menyelesaikannya mengikut kemampuan yang kita ada...

Janganlah melihat suatu musibah atau ujian itu secara bersendirian.. Hadirkanlah Allah dalam kehidupan kita.. Yakinlah dengan apa yang Allah janjikan.. Sentiasalah hubungkan hati kita dengan Allah swt supaya segala penyelesaiannya bermuarakan keimanan kepada Allah SWT...

Rasulullah SAW pernah mengajarkan sahabat-sahabat supaya zikirkan "Innalillahi wa inna ilaihi rooji'un. Alllahumma jurni fi musibati wa akhlifli khairan minha"
(Dari Allah kita datang dan kepada Allah kita kembali, Ya Allah berilah ganjaran daripada musibah yang menimpaku dan gantikanlah ia dengan kebaikan) apabila di timpa musibah.. Bahkan pada suatu hari pernah lampu/pelita Rasulullah SAW terpadam lalu baginda ucapkan innalillah.. hingga sahabat bertanya "Adakah inipun musibah ya Rasulullah?" Jawab baginda "Apa saja yang menyulitkan mukmin adalah musibah"...

Wallahu'alam...


Tip Membelai Cinta Kasih Sayang

Dalam perkahwinan, keintiman antara pasangan adalah perkara asas dalam membentuk keharmonian rumah tangga.

Keintiman akan hadir jika kita sama-sama saling mengambil berat dan bertolak ansur antara satu sama lain. Lantas, ia membina kekuatan dan keteguhan dalam sesebuah ikatan perkahwinan.

Selain itu, kepercayaan memainkan peranan penting dalam sesebuah ikatan perkahwinan. Isteri haruslah mempercayai tentang kebolehan dan usaha pasangan dalam melakukan sesuatu perkara serta jangan menolak pandangan pasangan jika ada rasionalnya.

Biarpun anda dan pasangan masing-masing sibuk dengan tugasan, namun cubalah mencuri masa untuk bersemuka. Setidak-tidaknya berilah masa selama 20 minit untuk bersembang dengannya. Cara ini membolehkan anda memahami perasaan dan hati budi masing-masing.

Di sini terdapat 15 tip mudah untuk menyatakan "Aku cinta padamu" untuk tujuan mengeratkan lagi hubungan suami isteri walaupun dalam keadaan yang sibuk.

  1. Belai pasangan anda dengan ciuman manja sebagai tanda penghargaan diri anda kepada dirinya, malah senyuman juga memain peranan penting dalam meneruskan perjalanan awal untuk mencipta hubungan antara pasangan. Biarkan mata anda berkelip-kelip manja sebagai tanda anda terlalu merindui dirinya.
  2. Hangatkan hubungan cinta anda dengan si dia dengan memberi kejutan ciuman di lehernya semasa si dia membuat kerja-kerja di meja komputer ketika sedang berehat di rumah.
  3. Sesekali ketika bersantai di rumah bersama si dia, apa salahnya, berikan urutan kepadanya, lagipun bukan untuk orang lain tetapi kepada insan yang kita disayangi. Berikan ciuman romantik atau tunjukkan mesej melalui isyarat badan terhadap si dia.
  4. Pada ketika itu berbual bersama-sama. Biarpun masing-masing sibuk dengan tugasan, cubalah mencuri masa untuk bersemuka dengan berkongsi cerita bersama. Cara ini membolehkan anda memahami perasaan dan hati budi si dia .
  5. Walaupun telah berkahwin dan memiliki anak, tidak salah untuk menyatakan ucapan cinta dan sesekali apa salahnya tinggalkan pesanan ringkas pada si dia, mungkin ia boleh mengimbau kembali zaman percintaan anda suatu ketika dulu. Luahkan kata-kata cinta anda kepada si dia untuk menghangat keintiman hubungan anda.
  6. Buktikan kasih sayang anda kepada si dia, tulislah surat dengan menyatakan anda berbangga dengan pencapaian dirinya. Ini kerana kebanyakan lelaki gemarkan pujian daripada seseorang lebih-lebih lagi daripada isterinya. Atau anda boleh menulis kepadanya menyatakan sesuatu tentang kelebihan dirinya. Letakkan ayat-ayat 'cinta ' itu di dalam dompet tangan atau beg kerja untuk memberi kejutan pada dirinya.
  7. Buktikan perasaan cinta anda pada si dia, berikan dia satu ciuman romantik diikuti dengan pelukan sebagai tanda penghargaan diri. Setiap pasangan sentiasa inginkan dirinya dibelai dan disayangi.
  8. Usah malu dengan si dia, peluklah si dia dengan pelukan erat, luahkan kata-kata cinta kepadanya dan berikan ciuman romantik untuknya.
  9. Kebanyakan lelaki gemarkan pujian daripada seseorang, lebih-lebih lagi daripada isterinya. Sambil itu si isteri bolehlah menepuk bahu si suami sebagai tanda memuji kehebatan dirinya.
  10. Luahkan pada pasangan anda, bahawa anda bangga dengan kehebatan si dia, tunjukkan rasa hormat anda terhadap si dia agar ikatan percintaan menjadi lebih intim. Sebagai contoh, anda mungkin berkata, ''Anda seorang yang hebat'' atau "Saya sungguh menghargai bagaimana susahnya kerja dalam memberi kesempurnaan kepada keluarga kita". Apabila membeli barang, belikan sesuatu kepada si dia sebagai tanda anda mencintai dirinya.
  11. Dapatkan persetujuan bersama ketika membuat keputusan bersama si dia. Kadang-kadang si dia akan berasa marah dan tidak suka sikap si isteri cuba menukar sesuatu jadual mahupun kehendaknya.
  12. Ini boleh membangkitkan kemarahan si dia, dalam hal ini si isteri perlu bersabar dengan kemahuan si dia.
  13. Isteri haruslah menunjukkan rasa hormat terhadap suami, jangan sesekali melakukan perkara-perkara negatif, ketika membeli-belah contohnya, cuba dapatkan pandangannya. Contohnya ketika membeli kad ucapan untuk kad hari jadi, cubalah minta pandangan si dia untuk membuat pilihan. Hal ini akan membuatkan si dia merasakan dia mempunyai hak terhadap diri anda.
  14. Ketika masa lapang, gunakan bahan-bahan terbuang untuk melukis bentuk dua keping hati disambungkan bersama dengan nama-nama anda pada hati itu dan menulis "aku cinta padamu" terhadap si dia.
  15. Cuba hasilkan sajak-sajak cinta kepada si dia untuk menyatakan isi hati anda.


Susunan Zuhayati Yazid

Sunday, May 15, 2011

MEMBACA AL FATIHAH



MEMBACA AL FATIHAH

Hukum Membaca Al-Fatihah

Membaca Al-Fatihah merupakan salah satu dari sekian banyak rukun sholat, jadi kalau dalam sholat tidak membaca Al-Fatihah maka tidak sah sholatnya berdasarkan perkataan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam (yang artinya):
"Tidak dianggap sholat (tidak sah sholatnya) bagi yang tidak membaca Al-Fatihah" (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Jama'ah: yakni Al-Imam Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa-i dan Ibnu Majah).
"Barangsiapa yang sholat tanpa membaca Al-Fatihah maka sholatnya buntung, sholatnya buntung, sholatnya buntung…tidak sempurna" (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Imam Muslim dan Abu 'Awwanah).

Kapan Kita Wajib Membaca Surat Al-Fatihah

Lantas bagaimana kalau imam membaca secara keras…?Tentang ini Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa pernah Rasulullah melarang makmum membaca surat dibelakang imam kecuali surat Al-Fatihah:

"Betulkah kalian tadi membaca (surat) dibelakang imam kalian?" Kami menjawab: "Ya, tapi dengan cepat wahai Rasulallah." Berkata Rasul: "Kalian tidak boleh melakukannya lagi kecuali membaca Al-Fatihah, karena tidak ada sholat bagi yang tidak membacanya."  (Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhori, Abu Dawud, dan Ahmad, dihasankan oleh At-Tirmidzi dan Ad-Daraquthni)

Selanjutnya beliau shallallahu 'alaihi wa sallam melarang makmum membaca surat apapun ketika imam membacanya dengan jahr (diperdengarkan) baik itu Al-Fatihah maupun surat lainnya. Hal ini selaras dengan keterangan dari Al-Imam Malik dan Ahmad bin Hanbal tentang wajibnya makmum diam bila imam membaca dengan jahr/keras. Berdasar arahan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:
Dari Abu Hurairah, ia berkata: Telah berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :"Dijadikan imam itu hanya untuk diikuti. Oleh karena itu apabila imam takbir, maka bertakbirlah kalian, dan apabila imam membaca, maka hendaklah kalian diam (sambil memperhatikan bacaan imam itu)…" (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Abu Dawud no. 603 & 604. Ibnu Majah no. 846, An-Nasa-i. Imam Muslim berkata: Hadits ini menurut pandanganku Shahih).

"Barangsiapa sholat mengikuti imam (bermakmum), maka bacaan imam telah menjadi bacaannya juga."  (Hadits dikeluarkan oleh Imam Ibnu Abi Syaibah, Ad-Daraquthni, Ibnu Majah, Thahawi dan Ahmad lihat kitab Irwa-ul Ghalil oleh Syaikh Al-Albani).

Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sesudah mendirikan sholat yang beliau keraskan bacaanya dalam sholat itu, beliau bertanya: "Apakah ada seseorang diantara kamu yang membaca bersamaku tadi?" Maka seorang laki-laki menjawab, "Ya ada, wahai Rasulullah." Kemudian beliau berkata, "Sungguh aku katakan: Mengapakah (bacaan)ku ditentang dengan Al-Qur-an (juga)." Berkata Abu Hurairah, kemudian berhentilah orang-orang dari membaca bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada sholat-sholat yang Rasulullah keraskan bacaannya, ketika mereka sudah mendengar (larangan) yang demikian itu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.  (Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa-i dan Malik. Abu Hatim Ar Razi menshahihkannya, Imam Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan).

Hadits-hadits tersebut merupakan dalil yang tegas dan kuat tentang wajib diamnya makmum apabila mendengar bacaan imam, baik Al-Fatihahnya maupun surat yang lain. Selain itu juga berdasarkan firman Allah Ta'ala (yang artinya):

"Dan apabila dibacakan Al-Qur-an hendaklah kamu dengarkan ia dan diamlah sambil memperhatikan (bacaannya), agar kamu diberi rahmat." (Al-A'raaf : 204).

Ayat ini asalnya berbentuk umum yakni dimana saja kita mendengar bacaan Al-Qur-an, baik di dalam sholat maupun di luar sholat wajib diam mendengarkannya walaupun sebab turunnya berkenaan tentang sholat. Tetapi keumuman ayat ini telah menjadi khusus dan tertentu (wajibnya) hanya untuk sholat, sebagaimana telah diterangkan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Sa'id bin Jubair, Adh Dhohak, Qotadah, Ibarahim An Nakha-i, Abdurrahman bin Zaid bin Aslam dan lain-lain. Lihat Tafsir Ibnu Katsir II/280-281.

Cara Membaca Al Fatihah

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membaca surat Al-Fatihah pada setiap roka'at. Membacanya dengan berhenti pada setiap akhir ayat (waqof), tidak menyambung satu ayat dengan ayat berikutnya (washol) berdasarkan hadits riwayat Abu Dawud, Sahmi dan 'Amr Ad Dani, dishahihkan oleh Hakim, disetujui Adz-Dzahabi.

Jadi bunyinya:
kemudian berhenti,
kemudian berhenti,
Begitulah seterusnya sampai selesai ayat yang terakhir.
Terkadang beliau membaca: ( MAALIKI YAUMIDDIIN )

Atau dengan memendekkan bacaan 'maa' menjadi: ( MALIKI YAUMIDDIIN ), Berdasarkan riwayat yang mutawatir dikeluarkan oleh Tamam Ar Razi, Ibnu Abi Dawud, Abu Nu'aim, dan Al Hakim. Hakim menshahihkannya, dan disetujui oleh Adz-Dzahabi.

Seandainya Seseorang Belum Hafal Al-Fatihah

Bagi seseorang yang belum hafal Al Fatihah terutama bagi yang baru masuk Islam, tentu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan solusinya. Nasehatnya untuk orang yang belum hafal Al-Fatihah (tentunya dia tak berhak jadi Imam):
Ucapkanlah:

SUBHANALLAHI, WALHAMDULILLAHI, WA LAA ILAHA ILLALLAHU, WALLAHU AKBAR, WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHI
artinya:
"Maha Suci Allah, Segala puji milik Allah, tiada Ilah (yang haq) kecuali Allah, Allah Maha Besar, Tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah."  (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Imam Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, Hakim, Thabrani dan Ibnu Hibban disahihkan oleh Hakim dan disetujui oleh Ad-Dzahabi).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda:
"Jika kamu hafal suatu ayat Al-Qur-an maka bacalah ayat tersebut, jika tidak maka bacalah Tahmid, Takbir dan Tahlil."  (Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi dihasankan oleh At-Tirmidzi, tetapi sanadnya shahih, baca Shahih Abi Dawud hadits no. 807).

DUDUK TASYAHHUD AWWAL DAN TASYAHHUD AKHIR
Tasyahhud awwal dan duduknya merupakan kewajiban dalam sholat

Tempat dilakukannya

Duduk tasyahhud awwal terdapat hanya pada sholat yang jumlah roka'atnya lebih dari dua (2), pada sholat wajib dilakukan pada roka'at yang ke-2. Sedang duduk tasyahhud akhir dilakukan pada roka'at yang terakhir. Masing-masing dilakukan setelah sujud yang kedua.

Cara duduk tasyahhud awwal dan tasyahhud akhir

Waktu tasyahhud awwal duduknya iftirasy (duduk diatas telapak kaki kiri) (lihat gambar) sedang pada tasyahhud akhir duduknya tawaruk (duduk dengan kaki kiri dihamparkan kesamping kanan dan duduk diatas lantai) (lihat gambar), pada masing-masing posisi kaki kanan ditegakkan.

Dari Abi Humaid As-Sa'idiy tentang sifat sholat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dia berkat, "Maka apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam duduk dalam dua roka'at (-tasyahhud awwal) beliau duduk diatas kaki kirinya dan bila duduk dalam roka'at yang akhir (-tasyahhud akhir) beliau majukan kaki kirinya dan duduk di tempat kedudukannya (lantai dll)." (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud)

Letak tangan ketika duduk

Untuk kedua cara duduk tersebut tangan kanan ditaruh di paha kanan sambil berisyarat dan/atau menggerak-gerakkan jari telunjuk dan penglihatan ditujukan kepadanya, sedang tangan kirinya ditaruh/terhampar di paha kiri (lihat gambar).

Dari Ibnu 'Umar berkata Rasulullahi shallallahu 'alaihi wa sallam bila duduk didalam shalat meletakkan dua tangannya pada dua lututnya dan mengangkat telunjuk yang kanan lalu berdoa dengannya sedang tangannya yang kiri diatas lututnya yang kiri, beliau hamparkan padanya." (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim dan Nasa-i).

Berisyarat dengan telunjuk, bisa digerakkan bisa tidak

Selama melakukan duduk tasyahhud awwal maupun tasyahhud akhir, berisyarat dengan telunjuk kanan, disunnahkan menggerak-gerakkannya. Kadang pada suatu sholat digerakkan pada sholat lain boleh juga tidak digerak-gerakkan.

"Kemudian beliau duduk, maka beliau hamparkan kakinya yang kiri dan menaruh tangannya yang kiri atas pahanya dan lututnya yang kiri dan ujung sikunya diatas paha kanannya, kemudian beliau menggenggam jari-jarinya dan membuat satu lingkaran kemudian mengangkat jari beliau maka aku lihat beliau menggerak-gerakkannya berdo'a dengannya."  (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Abu Dawud dan An-Nasa-i).

"Dari Abdullah Bin Zubair bahwasanya ia menyebutkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berisyarat dengan jarinya ketika berdoa dan tidak menggerakannya."  (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud).

Membaca do'a At-Tahiyyaat dan As-Sholawaat

Do'a tahiyyat ini ada beberapa versi, untuk hendaklah dipilih yang kuat dan lafadhznya belum ditambah-tambah. Salah satu contoh riwayat yang baik adalah sebagai berikut:
Berkata Abdullah : "Kami apabila shalat di belakang nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keselamatan atas jibril dan mikail keselamatan atas si fulan dan si fulan maka rasulullah berpaling kepada kami. Lalu beliau shallallahu 'alaihi wa sallam berkata : sesungguhnya Allah itu As-salam maka apabila shalat hendaklah kalian itu mengucapkan:

"AT-TAHIYYAATU LILLAHI WAS SHOLAWATU WAT THAYYIBAAT, AS-SALAMU'ALAIKA AYYUHAN NABIY WA RAHMATULLAHI WA BARAKATUHU, AS-SALAAMU 'ALAINA WA 'ALAA 'IBAADILLAHIS SHALIHIN. ASYHADU ALLAA ILAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN 'ABDUHU WA RASULUHU"

artinya: segala kehormaatan, shalawat dann kebaikan kepunyaan Allah, semoga keselamatan terlimpah atasmu wahai Nabi dan juga rahmat Allah dan barakah-Nya. Kiranya keselamatan tetap atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shalih; -karena sesungguhnya apabila kalian mengucapkan sudah mengenai semua hamba Allah yang shalih di langit dan di bumi- Aku bersaksi bersaksi bahwa tidak ada ilah yang haq selain Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammmad itu hamba daan utusan-Nya. 

(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al Bukhari).

Dari Ka'ab bin Ujrah berkata : "Maukah aku hadiahkan kepadamu sesuatu ? Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang kepada kami, maka kami berkata : 'Ya Rasulullah kami sudah tahu bagaimana cara mengucapkan salam kepadamu, lantas bagaimana kami harus bershalawat kepadamu? Beliau berkata : ucapkanlah:

"ALLAAHUMMA SHALLI 'ALA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA SHALLAITA 'ALAA AALI IBRAHIIM, INNAKA HAMIIDUM MAJIID. ALLAAHUMMA BAARIK 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA BARAKTA 'ALAA AALI IBRAHIIM, INNAKA HAMIIDUM MAJIID."

artinya: "Ya Allah berikanlah Shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibarahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung."

Berdo'a berlindung dari empat (4) hal.

Hal ini dilakukan pada duduk tasyahhud akhir saja.

…..Apabila kamu telah selesai bertasyahhud akhir maka… (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Agar tidak menyalahi riwayat -hadits Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam- ini maka dalam tasyahhud awwal bacaannya berhenti sampai membaca sholawat pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sedang ta'awudz (berlindung dari 4 hal) ini dibaca hanya ketika tasyahhud akhir.

Dari Abu Hurairah berkata; berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : "Apabila kamu telah selesai bertasyahhud maka hendaklah berlindung kepada Allah dari empat (4) hal, dia berkata:
"ALLAAHUMMA INNII A'UUDZUBIKA MIN 'ADZAABI JAHANNAMA WA MIN 'ADZAABIL QABRI WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT WA MIN FITNATIL MASIIHID DAJJAAL."

artinya: "Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam, siksa kubur, fitnahnya hidup dan mati serta fitnahnya Al-Masiihid Dajjaal."  (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim dengan lafadhz Muslim)

Berdo'a dengan do'a/permohonan lainnya
…kemudian (supaya) dia memilih do'a yang dia kagumi/senangi… (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad dan Al-Bukhari)