Sunday, May 15, 2011

MEMBACA AL FATIHAH



MEMBACA AL FATIHAH

Hukum Membaca Al-Fatihah

Membaca Al-Fatihah merupakan salah satu dari sekian banyak rukun sholat, jadi kalau dalam sholat tidak membaca Al-Fatihah maka tidak sah sholatnya berdasarkan perkataan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam (yang artinya):
"Tidak dianggap sholat (tidak sah sholatnya) bagi yang tidak membaca Al-Fatihah" (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Jama'ah: yakni Al-Imam Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa-i dan Ibnu Majah).
"Barangsiapa yang sholat tanpa membaca Al-Fatihah maka sholatnya buntung, sholatnya buntung, sholatnya buntung…tidak sempurna" (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Imam Muslim dan Abu 'Awwanah).

Kapan Kita Wajib Membaca Surat Al-Fatihah

Lantas bagaimana kalau imam membaca secara keras…?Tentang ini Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa pernah Rasulullah melarang makmum membaca surat dibelakang imam kecuali surat Al-Fatihah:

"Betulkah kalian tadi membaca (surat) dibelakang imam kalian?" Kami menjawab: "Ya, tapi dengan cepat wahai Rasulallah." Berkata Rasul: "Kalian tidak boleh melakukannya lagi kecuali membaca Al-Fatihah, karena tidak ada sholat bagi yang tidak membacanya."  (Hadits dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhori, Abu Dawud, dan Ahmad, dihasankan oleh At-Tirmidzi dan Ad-Daraquthni)

Selanjutnya beliau shallallahu 'alaihi wa sallam melarang makmum membaca surat apapun ketika imam membacanya dengan jahr (diperdengarkan) baik itu Al-Fatihah maupun surat lainnya. Hal ini selaras dengan keterangan dari Al-Imam Malik dan Ahmad bin Hanbal tentang wajibnya makmum diam bila imam membaca dengan jahr/keras. Berdasar arahan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:
Dari Abu Hurairah, ia berkata: Telah berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :"Dijadikan imam itu hanya untuk diikuti. Oleh karena itu apabila imam takbir, maka bertakbirlah kalian, dan apabila imam membaca, maka hendaklah kalian diam (sambil memperhatikan bacaan imam itu)…" (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Abu Dawud no. 603 & 604. Ibnu Majah no. 846, An-Nasa-i. Imam Muslim berkata: Hadits ini menurut pandanganku Shahih).

"Barangsiapa sholat mengikuti imam (bermakmum), maka bacaan imam telah menjadi bacaannya juga."  (Hadits dikeluarkan oleh Imam Ibnu Abi Syaibah, Ad-Daraquthni, Ibnu Majah, Thahawi dan Ahmad lihat kitab Irwa-ul Ghalil oleh Syaikh Al-Albani).

Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sesudah mendirikan sholat yang beliau keraskan bacaanya dalam sholat itu, beliau bertanya: "Apakah ada seseorang diantara kamu yang membaca bersamaku tadi?" Maka seorang laki-laki menjawab, "Ya ada, wahai Rasulullah." Kemudian beliau berkata, "Sungguh aku katakan: Mengapakah (bacaan)ku ditentang dengan Al-Qur-an (juga)." Berkata Abu Hurairah, kemudian berhentilah orang-orang dari membaca bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada sholat-sholat yang Rasulullah keraskan bacaannya, ketika mereka sudah mendengar (larangan) yang demikian itu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.  (Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa-i dan Malik. Abu Hatim Ar Razi menshahihkannya, Imam Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan).

Hadits-hadits tersebut merupakan dalil yang tegas dan kuat tentang wajib diamnya makmum apabila mendengar bacaan imam, baik Al-Fatihahnya maupun surat yang lain. Selain itu juga berdasarkan firman Allah Ta'ala (yang artinya):

"Dan apabila dibacakan Al-Qur-an hendaklah kamu dengarkan ia dan diamlah sambil memperhatikan (bacaannya), agar kamu diberi rahmat." (Al-A'raaf : 204).

Ayat ini asalnya berbentuk umum yakni dimana saja kita mendengar bacaan Al-Qur-an, baik di dalam sholat maupun di luar sholat wajib diam mendengarkannya walaupun sebab turunnya berkenaan tentang sholat. Tetapi keumuman ayat ini telah menjadi khusus dan tertentu (wajibnya) hanya untuk sholat, sebagaimana telah diterangkan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Sa'id bin Jubair, Adh Dhohak, Qotadah, Ibarahim An Nakha-i, Abdurrahman bin Zaid bin Aslam dan lain-lain. Lihat Tafsir Ibnu Katsir II/280-281.

Cara Membaca Al Fatihah

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membaca surat Al-Fatihah pada setiap roka'at. Membacanya dengan berhenti pada setiap akhir ayat (waqof), tidak menyambung satu ayat dengan ayat berikutnya (washol) berdasarkan hadits riwayat Abu Dawud, Sahmi dan 'Amr Ad Dani, dishahihkan oleh Hakim, disetujui Adz-Dzahabi.

Jadi bunyinya:
kemudian berhenti,
kemudian berhenti,
Begitulah seterusnya sampai selesai ayat yang terakhir.
Terkadang beliau membaca: ( MAALIKI YAUMIDDIIN )

Atau dengan memendekkan bacaan 'maa' menjadi: ( MALIKI YAUMIDDIIN ), Berdasarkan riwayat yang mutawatir dikeluarkan oleh Tamam Ar Razi, Ibnu Abi Dawud, Abu Nu'aim, dan Al Hakim. Hakim menshahihkannya, dan disetujui oleh Adz-Dzahabi.

Seandainya Seseorang Belum Hafal Al-Fatihah

Bagi seseorang yang belum hafal Al Fatihah terutama bagi yang baru masuk Islam, tentu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan solusinya. Nasehatnya untuk orang yang belum hafal Al-Fatihah (tentunya dia tak berhak jadi Imam):
Ucapkanlah:

SUBHANALLAHI, WALHAMDULILLAHI, WA LAA ILAHA ILLALLAHU, WALLAHU AKBAR, WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHI
artinya:
"Maha Suci Allah, Segala puji milik Allah, tiada Ilah (yang haq) kecuali Allah, Allah Maha Besar, Tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah."  (Hadits Shahih dikeluarkan oleh Al-Imam Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, Hakim, Thabrani dan Ibnu Hibban disahihkan oleh Hakim dan disetujui oleh Ad-Dzahabi).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda:
"Jika kamu hafal suatu ayat Al-Qur-an maka bacalah ayat tersebut, jika tidak maka bacalah Tahmid, Takbir dan Tahlil."  (Hadits dikeluarkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi dihasankan oleh At-Tirmidzi, tetapi sanadnya shahih, baca Shahih Abi Dawud hadits no. 807).

DUDUK TASYAHHUD AWWAL DAN TASYAHHUD AKHIR
Tasyahhud awwal dan duduknya merupakan kewajiban dalam sholat

Tempat dilakukannya

Duduk tasyahhud awwal terdapat hanya pada sholat yang jumlah roka'atnya lebih dari dua (2), pada sholat wajib dilakukan pada roka'at yang ke-2. Sedang duduk tasyahhud akhir dilakukan pada roka'at yang terakhir. Masing-masing dilakukan setelah sujud yang kedua.

Cara duduk tasyahhud awwal dan tasyahhud akhir

Waktu tasyahhud awwal duduknya iftirasy (duduk diatas telapak kaki kiri) (lihat gambar) sedang pada tasyahhud akhir duduknya tawaruk (duduk dengan kaki kiri dihamparkan kesamping kanan dan duduk diatas lantai) (lihat gambar), pada masing-masing posisi kaki kanan ditegakkan.

Dari Abi Humaid As-Sa'idiy tentang sifat sholat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dia berkat, "Maka apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam duduk dalam dua roka'at (-tasyahhud awwal) beliau duduk diatas kaki kirinya dan bila duduk dalam roka'at yang akhir (-tasyahhud akhir) beliau majukan kaki kirinya dan duduk di tempat kedudukannya (lantai dll)." (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud)

Letak tangan ketika duduk

Untuk kedua cara duduk tersebut tangan kanan ditaruh di paha kanan sambil berisyarat dan/atau menggerak-gerakkan jari telunjuk dan penglihatan ditujukan kepadanya, sedang tangan kirinya ditaruh/terhampar di paha kiri (lihat gambar).

Dari Ibnu 'Umar berkata Rasulullahi shallallahu 'alaihi wa sallam bila duduk didalam shalat meletakkan dua tangannya pada dua lututnya dan mengangkat telunjuk yang kanan lalu berdoa dengannya sedang tangannya yang kiri diatas lututnya yang kiri, beliau hamparkan padanya." (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Muslim dan Nasa-i).

Berisyarat dengan telunjuk, bisa digerakkan bisa tidak

Selama melakukan duduk tasyahhud awwal maupun tasyahhud akhir, berisyarat dengan telunjuk kanan, disunnahkan menggerak-gerakkannya. Kadang pada suatu sholat digerakkan pada sholat lain boleh juga tidak digerak-gerakkan.

"Kemudian beliau duduk, maka beliau hamparkan kakinya yang kiri dan menaruh tangannya yang kiri atas pahanya dan lututnya yang kiri dan ujung sikunya diatas paha kanannya, kemudian beliau menggenggam jari-jarinya dan membuat satu lingkaran kemudian mengangkat jari beliau maka aku lihat beliau menggerak-gerakkannya berdo'a dengannya."  (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Abu Dawud dan An-Nasa-i).

"Dari Abdullah Bin Zubair bahwasanya ia menyebutkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berisyarat dengan jarinya ketika berdoa dan tidak menggerakannya."  (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Abu Dawud).

Membaca do'a At-Tahiyyaat dan As-Sholawaat

Do'a tahiyyat ini ada beberapa versi, untuk hendaklah dipilih yang kuat dan lafadhznya belum ditambah-tambah. Salah satu contoh riwayat yang baik adalah sebagai berikut:
Berkata Abdullah : "Kami apabila shalat di belakang nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keselamatan atas jibril dan mikail keselamatan atas si fulan dan si fulan maka rasulullah berpaling kepada kami. Lalu beliau shallallahu 'alaihi wa sallam berkata : sesungguhnya Allah itu As-salam maka apabila shalat hendaklah kalian itu mengucapkan:

"AT-TAHIYYAATU LILLAHI WAS SHOLAWATU WAT THAYYIBAAT, AS-SALAMU'ALAIKA AYYUHAN NABIY WA RAHMATULLAHI WA BARAKATUHU, AS-SALAAMU 'ALAINA WA 'ALAA 'IBAADILLAHIS SHALIHIN. ASYHADU ALLAA ILAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN 'ABDUHU WA RASULUHU"

artinya: segala kehormaatan, shalawat dann kebaikan kepunyaan Allah, semoga keselamatan terlimpah atasmu wahai Nabi dan juga rahmat Allah dan barakah-Nya. Kiranya keselamatan tetap atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shalih; -karena sesungguhnya apabila kalian mengucapkan sudah mengenai semua hamba Allah yang shalih di langit dan di bumi- Aku bersaksi bersaksi bahwa tidak ada ilah yang haq selain Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammmad itu hamba daan utusan-Nya. 

(Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al Bukhari).

Dari Ka'ab bin Ujrah berkata : "Maukah aku hadiahkan kepadamu sesuatu ? Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang kepada kami, maka kami berkata : 'Ya Rasulullah kami sudah tahu bagaimana cara mengucapkan salam kepadamu, lantas bagaimana kami harus bershalawat kepadamu? Beliau berkata : ucapkanlah:

"ALLAAHUMMA SHALLI 'ALA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA SHALLAITA 'ALAA AALI IBRAHIIM, INNAKA HAMIIDUM MAJIID. ALLAAHUMMA BAARIK 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA BARAKTA 'ALAA AALI IBRAHIIM, INNAKA HAMIIDUM MAJIID."

artinya: "Ya Allah berikanlah Shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada keluarga Ibarahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung."

Berdo'a berlindung dari empat (4) hal.

Hal ini dilakukan pada duduk tasyahhud akhir saja.

…..Apabila kamu telah selesai bertasyahhud akhir maka… (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Agar tidak menyalahi riwayat -hadits Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam- ini maka dalam tasyahhud awwal bacaannya berhenti sampai membaca sholawat pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sedang ta'awudz (berlindung dari 4 hal) ini dibaca hanya ketika tasyahhud akhir.

Dari Abu Hurairah berkata; berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : "Apabila kamu telah selesai bertasyahhud maka hendaklah berlindung kepada Allah dari empat (4) hal, dia berkata:
"ALLAAHUMMA INNII A'UUDZUBIKA MIN 'ADZAABI JAHANNAMA WA MIN 'ADZAABIL QABRI WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT WA MIN FITNATIL MASIIHID DAJJAAL."

artinya: "Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam, siksa kubur, fitnahnya hidup dan mati serta fitnahnya Al-Masiihid Dajjaal."  (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Al-Bukhari dan Muslim dengan lafadhz Muslim)

Berdo'a dengan do'a/permohonan lainnya
…kemudian (supaya) dia memilih do'a yang dia kagumi/senangi… (Hadits dikeluarkan oleh Al Imam Ahmad dan Al-Bukhari)

Thursday, April 14, 2011

BIMBINGAN DAN KAUNSELING: MESYUARAT (TUGASAN)




Munajat Dini hari Yang Menyentuh hati  
Oleh: Syamsuri Rifai  

Munajat ini sangatlah bermanfaat untuk memperoleh penjagaan dan perlindungan Allah swt dari segala apa yang kita takutkan khususnya di saat-saat dunia sedangkan dilanda bermacam-macam musibah. Munajat ini juga bermanfaat untuk memperoleh keluasan rizki yang halal dan berkah; dan untuk memperoleh ketentraman dan kedamaian hati khususnya saat-saat menghadapi problem yang menggoncang kehidupan kita. Saya yakin munajat ini  jika dibaca dan diresapi maknanya, dapat mengalirkan air mata kita saat-saat dalam kesendirian. Waktu untuk membaca munajat ini dari jam tiga malam sesudah shalat layl (shalat malam) hingga menjelang waktu Subuh:  

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad  

Ya Allah, Duhai Pelindungku dalam dukaku  
Duhai Sahabatku dalam deritaku  
Duhai Kekasihku dalam nikmatku  
Duhai Tujuanku dalam harapanku  
Engkaulah Yang Menutupi rahasiaku,Yang Menenteramkan ketakutanku,  
Yang Memaafkan ketergelinciranku, ampuni kesalahanku.  

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu kepatuhan dalam keimanan sebelum kepatuhan kehinaan dalam neraka. Wahai Yang Maha Esa, wahai Yang Maha Tunggal, wahai Yang Tak Beranak dan tidak diperanakkan, serta tak ada tandingan bagi-Nya.  

Wahai Yang Memberi orang yang memohon karunia dan rahmat-Nya  
Wahai Yang Memulai dengan kebaikan kepada orang yang tidak memohon karunia dan kemuliaan-Nya yang abadi.  
Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.  
Anugerahkan padaku rahmat yang luas dan meliputi, yang dengannya aku mencapai kebaikan di dunia dan akhirat.  

Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu, yang dengannya aku bertaubat pada-Mu dan kembali pada-Mu. Aku memohon ampun kepada-Mu dari segala kebaikan yang kuinginkan saat aku menghadap pada-Mu, yang di dalamnya bercampur sesuatu yang tak layak bagi-Mu.  

Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, maafkan kezalimanku dan kedurhakaanku wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Tidak Menyia-nyiakan orang yang bermohon, wahai Yang Tidak habis karunia-Nya karena orang yang memperolehnya, wahai Yang Maha Tinggi sehingga tidak ada sesuatu pun yang mengungguli-Nya, wahai Yang Maha Dekat sehingga tidak ada sesuatu selain-Nya.  

Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sayangi daku wahai Yang Membelah lautan untuk Musa. Sayangi daku malam ini, malam ini, malam ini; saat ini, saat ini, saat ini.  

Ya Allah, sucikan hatiku dari kemunafikan, amalku dari riya', lisanku dari dusta, mataku dari khianat, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui semua mata yang berkhianat, dan semua yang tersimpan di dalam hati.    

Ya Rabbi  
Inilah saatnya orang mencari perlindungan dengan-Mu dari api neraka  
Inilah saatnya orang memohon penjagaan dengan-Mu dari api neraka  
Inilah saatnya orang memohon pertolongan dengan-Mu dari api neraka  

Inilah saatnya orang berlari kepada-Mu dari api neraka  
Inilah saatnya orang karena kesalahannya kembali kepada-Mu, mengakui  
dosanya dan bertaubat kepada Tuhannya.  

Inilah saatnya orang yang sengsara dan butuh kepada-Mu  
Inilah saatnya orang yang ketakutan dan mencari perlindungan-Mu  
Inilah saatnya orang yang duka dan menderita  
Inilah saatnya orang yang kebingungan dan kesulitan  

Inilah saatnya orang yang terasing dan tenggelam dalam kesunyian  
Inilah saatnya orang yang kesepian dan sendirian  
Inilah saatnya orang yang tidak mendapatkan pengampun dosanya kecuali dari-Mu yang tak ada yang memberi kekuatan pada kelemahannya kecuali Engkau yang tak ada yang memberi kebahagiaan atas penderitaannya selain- Mu  

Ya Allah, wahai Yang Maha Mulia, jangan campakkan wajahku ke dalam api neraka setelah tenggelam dalam sujud pada-Mu, merebah di hadapan-Mu karena tak mensyukuri kebaikan-Mu padaku. Padahal, segala puji bagi-Mu, anugrah dan karunia yang aku peroleh adalah milik-Mu.  

Ya Rabbi, ya Rabbi (diulang-ulang tanpa bernafas hingga akhir kemampuan bernafas),  
Sayangi kelemahanku dan sedikitnya dayaku, lemahnya kulitku dan hancurnya anggota tubuhku, berserakannya dagingku, jasadku dan tubuhku, kesendirianku dan kesepianku di kuburku dan segala keluh-kesahku dalam ujian yang kecil.  

Ya Rabbi, aku  memohon pada-Mu kesejukan hati pada hari kerugian dan penyesalan. Putihkan wajahku ya Rabbi pada hari wajah-wajah menjadi hitam Lindungi daku dari peristiwa besar yang menakutkan  

Aku memohon pada-Mu  
kebahagiaan pada hari semua hati dan pandangan diputarbalikkan  
kedamaian pada saat aku berpisah dengan dunia.  

Segala puji bagi Allah, yang aku harapkan pertolongan-Nya dalam hidupku, yang aku persiapkan sebagai simpanan pada hari aku membutuhkan.  

Segala puji bagi Allah, kepada-Nya aku berdoa, tidak kepada selain-Nya, dan sekiranya aku berdoa kepada selain-Nya niscaya mengecewakan doaku.  

Segala puji bagi Allah, kepada-Nya aku berharap, tidak kepada selain-Nya, dan sekiranya aku berharap kepada selain-Nya tentu berbeda dengan harapanku.  

Segala puji bagi Allah,  Yang Memberi kenikmatan, Yang Memberi kebaikan, Yang Memberi keindahan, Yang Memberi karunia. Yang Memiliki keagungan dan kemuliaan, Yang Memiliki semua kenikmatan, Yang Memiliki semua kebaikan, Puncak segala harapan, Yang Menunaikan semua keperluan.  

Ya Allah,  sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad  
Karuniakan padaku keyakinan dan berbaik sangka pada-Mu  
Kuatkan dalam hatiku harapanku pada-Mu  
Putuskan harapanku pada selain-Mu, sehingga aku tidak berharap kecuali kepada-Mu dan tidak percaya kecuali kepada-Mu.  

Ya Latif, wahai Yang Maha Lembut terhadap apa yang  Kau kehendaki, sayangi daku dalam segala keadaanku sebagaimana yang Kau cintai dan Kau ridhai.  

Ya Rabbi, sungguh aku ini lemah terhadap api neraka, maka jangan siksa daku dengan api neraka.  
Ya Rabbi, sayangi doaku, kerendahanku, ketakutanku, kehinaanku dan kemiskinanku,  
harapanku dalam perlindungan dan pertolongan.  

Ya Rabbi, sungguh aku ini lemah untuk mendapatkan dunia sedangkan Engkau Maha Luas rizki-Nya dan Maha Dermawan.  

Ya Rabbi, aku memohon pada-Mu dengan kekuatan-Mu terhadap dunia, dengan kekuasaan-Mu atasnya, dengan ketidakbutuhan-Mu padanya dan kebutuhanku padanya, karuniakan padaku tahun ini, bulan ini, hari ini, saat ini, rizki yang membuatku merasa cukup dari rizki yang halal dan baik yang ada di tangan manusia.  

Ya Rabbi, aku berharap dari-Mu, aku mengingikan dari-Mu, aku bermohon pada-Mu, karena Engkaulah pemilik semua itu. Aku tidak berharap kepada selain-Mu, aku tidak percaya kecuali kepada-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.  

Ya Rabbi, telah aku zalimi diriku, ampuni aku, sayangi aku, maafkan aku. Wahai Yang Maha Mendengar semua suara, wahai Yang Maha Meliputi semua yang berlalu, wahai Yang Menyelamatkan semua jiwa setelah kematian, wahai Yang Maha Suci dari semua kegelapan, Yang Tidak diserupai oleh semua suara, dan Tidak disibukkan oleh segala sesuatu.  

Karuniakan kepada Muhammad saw dan keluarganya yang paling utama dari apa yang ia mohon pada-Mu yang paling utama dari apa yang pernah dimohon pada-Mu yang paling utama dari apa yang selalu dimohon pada-Mu hingga hari  kiamat.  
Anugerahkan padaku keselamatan sehingga menenteramkan kehidupan dan penghidupanku.  
Akhiri hidupku dengan kebaikan sehingga dosa-dosa tidak membahayakanku.  
Ya Allah, karuniakan padaku rasa ridha dalam hatiku terhadap apa yang telah Kau bagikan padaku sehingga aku tidak meminta sesuatu kepada selain-Mu.  

Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad  
Bukakan bagiku khazanah-khazanah rahmat-Mu  
Sayangi daku dengan rahmat-Mu  
Jangan siksa daku sesudah ini selamanya di dunia dan akhirat  
Karuniakan padaku rizki yang halal dan baik dari karunia-Mu yang luas  
Sehingga aku tidak butuh kepada  selain-Mu, tambah bersyukur pada-  
Mu, bertambah butuh pada-Mu dan tidak butuh kepada selain-Mu, dan memperoleh kesucian diri dari-Mu.  

Wahai Yang Memberi kebaikan, wahai Yang Memberi keindahan, wahai  
Yang Memberi karunia, wahai Yang Memiliki segala sesuatu, wahai Yang  
Menentukan takdir.  
Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad,  
Selamatkan daku dari segala kesulitan  
Penuhi daku dengan yang terbaik  
Berkahi daku dalam segala urusanku  
Penuhi semua kebutuhanku.  

Ya Allah,  mudahkan bagiku apa yang kutakutkan kesulitannya, karena untuk memudahkan semua yang aku takutkan kesulitannya adalah mudah bagi-Mu.  
Mudahkan bagiku apa yang kutakutkan kesedihannya  
Jauhkan dariku apa yang kutakutkan kesempitannya  
Selamatkan daku dari apa yang kutakutkan penderitaannya  
Singkirkan dariku apa yang kutakutkan bala'nya  
Wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.  
    
Ya Allah      
Penuhi hatiku dengan rasa cinta pada-Mu dan takut pada-Mu pengakuan terhadap keberanaran-Mu dan keimanan pada-Mu kesendirian bersama-Mu dan kerinduan pada-Mu  
Yâ Dzal jalâli wal Ikrmâ, wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan.  

Ya Allah, Engkau mempunyai hak atasku, bantulah aku memenuhinya. Aku juga mempunyai tanggung jawab pada manusia, berilah aku kekuatan untuk memikulnya. Telah Engkau tentukan jamuan bagi setiap tamu-Mu.  
Aku adalah tamu-Mu, maka jadikanlah surga sebagai jamuanku malam ini. Wahai Pemberi surga, wahai Pemberi ampunan. Lâ hawla walâ quwwata illâ bilka, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu.  

Munajat ini dikutip dan diterjemahkan oleh Syamsuri Rifa'i dari Mafatihul Jinan, bab 2, halaman 198).  

Tek arab dan bacaan tek latin Munajat ini,  juga Amalan praktis dan  
doa-doa pilihan, berikut eBooks Adab2 haji dan doa2nya, kunjungi:  

Informasi tetang amalan praktis dan doa-doa pilihan, kunjungi:  

Feng Shui Islami dan rumus2nya, kunjungi:  



Sunday, April 10, 2011

understand women.


It has been a well accepted fact that men are basically clueless to whatever it is that attracts women. In fact, some reports contend that women are so hard to comprehend that even if men master how to decode their body language, still, they just could not understand women, in one way or another.

According to some studies, 3 out of 10 men are can attest that they really understand women.

The remaining 7, you ask? They are out in the haystack finding needles. This means that almost 70% of the men population in the U.S. contends that whatever they do, they still could not figure out how to understand women.

For this reason, men are having a hard time to figure out what attract women sexually and romantically in a relationship. 6 out of ten men attest that women are so unpredictable that what they thought women are attracted to, they suddenly realize in the end that it is not the right things after all.

So for those who are still confused, dazed, and perplexed on what attracts women, here is a list that could serve as your guide if you want to know how to catch your girl's attention:

1. Women are not attracted to "nice guys"

There are instances wherein some guys thought that in order to attract women, they must be good looking, smells really good, dress really good, and projects a goody-two-shoes image.

What these guys do not know is that, in reality, women are more attracted to men who project "bad-boy" image rather than those who are nice. This is because most women find nice guys relatively boring and uninteresting as compared to those who are funny and confident about themselves.

Surveys show that 30% of women value personality most. Though, this does not necessarily mean that women prefer nice personalities. What women would rather have are men who have lovable personalities brought about by their sense of humor and confidence.

The point is that some clinical studies done to uncover the truth about men and women revealed that men are, generally, more concerned with their looks, while women are more into the character and the way men behave around women.

2. Women are attracted to things that cannot be initially seen by the human eye

This goes to show that innate things, those that are not constrained by physical boundaries and limitations are what really attract women. Women are more concerned with what they cannot see literally. This could refer to personality traits, behavior, and attitude.

No wonder why most women would rather date a man who has good personality even if the guy is not good looking or he does not have a car.

3. Women are more attracted to men who knows how to handle themselves quite well

The problem with most men is that they are very egoistic that they are more focused on what the public would see them.

On the contrary, women are not so much on what makes a man but rather on how man makes out of himself. For instance, women are not concerned on the physical attributes of a man but more on how the man takes care of his body.

Another example, if a particular man is rich and famous, it may hold some possible attraction between the man and a woman. However, this will not guarantee that women will opt to have the rich and famous for a relationship. If the woman will be able to perceive how this man manages his finances well, then, that is the only time the woman will pay attention to the guy.

The point here is that material things like wealth, looks, physical attributes, education, influence, power, etc., still do matter. However, it these do not necessarily mean that these things are everything that a man needs in order to be attractive to women.

The truth is that in order to attract women, men must, generally, have nice attitude and personality. It is only when men make women feel that whenever women are with them, they would feel safe and secured.

Given all that, women and men view of the concept of attraction varies considerably. This goes to show that if ever a man would like to attract a particular woman, he should set aside his own point of view and interest, and instead, try to work out in order to catch the attention of the woman.

Sayangilah Mereka


Bayangkan setiap 15 minit berlaku perceraian ... Begitulah rapuhnya rumah tangga umat Islam di Malaysia. Rumah tangga adalah benteng terakhir ummah, tempat bermulanya tapak generasi. Jika di situ sudah bermasaalah, di tempat lain tidak dapat dibayangkan lagi. Ada sahaja kisah suami yang curang, isteri yang beralih cinta. Kekadang anak telah dua, tiga dan empat... tetapi masih ingin memburu cinta. Ada yang memburu di alam nyata (menjejak semula kekasih lama atau terjumpa kekasih baru), ada yang memburu cinta di alam siber - bencinta lewat laman sosial ienternet yang serba maya.

Entah apa yang diburu oleh manusia yang hidup di dunia tanpa menyedari hari kembalinya yang pasti ke akhirat. Di mana ditekakkan Allah dalam peta cintanya sesama manusia. Suami yang ada dipersia, lelaki lain pula dicari sebagai ganti. Konon lelakinya tidak bertanggung jawab, tidak romantik, tidak pandai membelai atau apa sahaja. Berikan nama yang buruk pada anjing dan bunuh saja! Begitu kata pepatah Inggeris. Apabila hati sudah berubah, segala kebaikan dahulu dilupakan. Isteri yang di sisi sudah setia, perempuan baru pula diburu kononnya demi cinta. Segala yang buruk-buruk dibongkar, dijadikan justifikasi untuk menghalalkan cinta baru yang digilai siang dan malam.

Manusia itu seperti kelkatu yang terbang menuju sumber cahaya. Sudah ramai yang terhantuk lalu jatuh bergelimpanagan di lantai... namun kelkatu yang lain masih terus terbang menuju tempat yang sama. Tidak pernah ada yang mengambil iktibar daripada korban-korban yang telah bergelimpangan. Maka begitulah suami dan isteri yang tertipu ini, memburu cinta bagai kelkatu memburu cahaya... Tujuan tidak akan tercapai, bahkan akan terjadi kebinasaan, namun dia pergi jua. Percayalah, tidak akan ada ketenangan dan kebahagiaan di atas kesusahan, kezaliman dan penindasan terhadap orang lain. Allah benci orang zalim! Dan kebencian itu sudah cukup untuk menyebabkan penderitaan seumur hidup.

Mengapa kau zalimi anak mu, isteri atau suami mu? Apakah dosa mereka terlalu besar hingga kau tidak sudi lagi memaafkan? Apakah kau tidak menyedari bahawa pasangan mu adalah cermin kepada diri mu sendiri? Maksudnya, siapa dia ditentukan juga oleh siapa kita yang sebenarnya? Dirimu dan pasanganmu saling mencorakkan. Ketika palitan hitam kau katakan ada pada wajahnya, sedarkah engkau bahawa kau juga yang pernah melakarkannya? Jadi, bertanggung jawablah. Jangan lari. Binalah semula rumah tangga mu... kerana cinta yang ada di tanganmu kini adalah nyata, manakala yang kau buru itu mungkin hanya fotomorgana.

Bagi suami atau isteri yang ditinggalkan... sedarkan dia. Doakan dia. Berusahalah sedaya mungkin untuk 'mengembalikan' dia kepada cinta yang nyata. Namun kalau dia berdegil, biarlah dia pergi. Hidupmu terlalu singkat untuk 'dirosakkan' oleh dia seorang. Ingat dia itu bukan cinta nombor 1!

Nombor 1 Allah. Nombor 2 Rasulullah. Nombor 3, suami). Itulah turutan cinta seorang wanita bernama isteri, (jika pada lelaki, nombor 3 itu ibu, no 4 itu apa, no 5 baru isteri). Agar tidak menderita, jagalah turutan cinta ini. Yang dahulu, wajar didahulukan. Yang kemudian, mesti dikemudiankan. Jangan disusun cinta itu begini… Nombor 1 suami. Nombor 2 suami. Nombor 3 pun suami. Ini tindakan yang bakal mengundang kecewa. Teruskan membaca kiriman ini

Friday, January 21, 2011

Gangguan Seksual Ejakulasi



Selama ini masyarakat mungkin hanya mendengar gangguan seksual ejakulasi dini (terlalu cepat ejakulasi). Padahal ada juga masalah seks terbaru saat ini yaitu ejakulasi tertunda (terlalu lama mencapai ejakulasi) yang salah satu penyebabnya akibat terlalu sering masturbasi.

Masalah ejakulasi tertunda (delayed/retarded ejaculation) makin sering dijumpai. Kondisi ini ditandai dengan:

Memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencapai orgasme misalnya lebih dari 30 menit
Hanya boleh mencapai ejakulasi melalui masturbasi
Atau tidak boleh mencapai ejakulasi sama sekali.

"Salah satu alasan atau penyebab penundaan ejakulasi ini kemungkinan karena laki-laki tersebut sering melakukan masturbasi dan stimulasi sendiri ini boleh mempengaruhi kemampuan ejakulasi seseorang," ujar Ian Kerner, PhD, seperti dikutip dari Menshealth.com, Selasa (16/11/2010).

Ketika seorang laki-laki melakukan masturbasi ada kemungkinan ia memberikan tekanan yang lebih tinggi dengan tangannya sendiri dibandingkan dengan tekanan yang diberikan oleh vagina pasangannya.

Jika kondisi ini sering terjadi, maka ia akan memerlukan tekanan yang lebih besar dari vagina pasangannya untuk mencapai orgasme sehingga memicu terjadinya ejakulasi tertunda atau waktu ejakulasi yang lebih lama.

Selain itu mudahnya mengakses video atau segala hal yang berhubungan dengan pornografi juga berperanan dalam hal ejakulasi tertunda. Akses porno yang mudah membuat laki-laki sering melakukan masturbasi yang mengakibatkan diperlukan peningkatan waktu untuk mencapai orgasme atau ejakulasi saat berhubungan seks secara nyata.

Ejakulasi tertunda biasanya akan menimbulkan masalah yang cukup serius, seperti berkurangnya kenikmatan seksual bagi lelaki atau pasangannya, stres dengan kinerja seksual, kurangnya keharmonisan rumahtangga, serta dapat menyebabkan kemandulan pada lelaki.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh terapis seks dari Pennsylvania State University diketahui bahwa seorang laki-laki tak perlu waktu panjang untuk menyenangkan perempuan. Pada kenyataannya hanya diperlukan waktu sekitar 7-13 menit untuk bercinta dan beberapa menit untuk melakukan foreplay.

Ada beberapa penyebab lain yang membuat laki-laki mengalami ejakulasi tertunda seperti faktor fisik, psikologis dan juga pengaruh obat-obatan.

Jika ejakulasi tertunda terjadi akibat terlalu sering masturbasi, maka lelaki boleh menghentikan dulu kebiasaan masturbasinya dan lebih sering melakukan rangsangan manual saat berhubungan seks dengan pasangannya.

http://us.health.detik.com/read/2010/11/16/171902/1495855/766/sering-masturbasi-sebabkan-ejakulasi-tertunda?881104755

Wednesday, December 15, 2010



Hidup Di Masa Kini

Dah agak lama saya tidak menulis di blog. Ya, sejak September 2008. Kita semua mempunyai keutamaan dalam hidup kita. Ada orang memberi keutamaan untuk menghabiskan masa bersama keluarga, beribadat dan lain-lain aktiviti yang difikirkan dapat memberi kebahagian kepada mereka. Ada dari kalangan kita yang sibuk setiap malam dan hari minggu untuk membina perniagaan jualan langsung masing-masing. Komitmen yang diberikan oleh pengusaha jualan langsung MLM kepada perniagaan mereka membuat sesetengah dari kita memandang serong kepada mereka. Berbagai jolokan atau gelaran dikaitkan dengan akronim MLM. Menjaja Larut Malam, Mesyuarat Larut Malam, Masuk Lalu Mati dan macam-macam lagi.

Saya bukan hendak bercerita mengenai MLM tetapi saya ingin mengajak para pembaca sekalian merenung mengenai apa yang menjadi keutamaan masing-masing dalam hidup ini. Adakah untuk mengejar kebendaan, kemewahan dan kesenangan hidup, yang sentiasa dibayangi oleh kerisauan tentang apa yang bakal terjadi di masa hadapan? Atau mencari kebahagian hidup, yang sering dikaitkan dengan kebendaan? Atau adakah pembaca selalu berfikir apa yang terbaik dapat diberikan pada hari ini, kepada diri, keluarga, masyarakat dan negara?

Kebanyakan dari kita tidak menikmati kehidupan yang kita miliki sekarang. Kita sibuk berusaha untuk mencari kebahagian yang kita yakini akan kita miliki satu masa nanti. Kita meletakkan beberapa atau banyak syarat untuk kita mencapai kebahagian seperti pendapatan besar, rumah besar, kereta besar dan segala-galanya besar. Benda yang diingini, yang besar-besar ini, membuat kita terlupa pada yang dimiliki sekarang. Apa yang dimilki sekarang, yang dianugerah kepada kita sekarang, sememangnya sudah sempurna, sudah cukup dan lengkap untuk kita merasa bahagia pada saat ini. Tidak bahagiakah kita dengan kesihatan yang kita miliki? Bagi yang kurang sihat, tidak bahagiakah kita dengan kekuatan yang kita ada untuk menghadapi ujian tersebut? Deritakah kita bila ditinggalkan kekasih? Tidak terfikirkah mungkin itu yang lebih baik bagi kita? Setiap segala yang berlaku itu ada sebabnya. Sang Maha Pencipta tahu apa yang terbaik untuk setiap yang dicipta olehNya.

Apa sebenarnya yang membuat kita merasa sedih, dukacita, sengsara dan lain-lain yang seerti dengannya? Jawapannya, masa hadapan. Masa hadapan bermakna sesaat dari sekarang. Yang membuat kita sedih, derita dan sebagainya ialah kita tidak hidup di masa sekarang, di saat sekarang. Apa yang menghalang kita dari hidup di masa sekarang, di ketika ini, di saat ini; bukan esok, lusa, bulan depan, tahun depan atau satu masa di masa akan datang, ialah penentangan kita. Penentangan dalam bentuk pemikiran yang sibuk bermain di minda kita. Ianya berkisar dalam dua perkara sahaja ia-itu:

- Untuk kelihatan hebat atau baik di mata ramai
- Untuk mengelak kelihatan buruk di mata ramai

Pendapat untuk direnungi – Apa yang akan lakukan hari ini jika kita tahu yang kita akan mati esok? Adakah kita masih risaukan apa yang akan terjadi pada hari esok selepas esok? Atau kita akan membuat yang terbaik mungkin dan menikmati setiap nikmat yang kita miliki sekarang dan pedulikan apa orang kata?

Seperti yang sering diucapkan oleh para motivator, “Kehidupan berlaku ketika kita sibuk merancang untuk masa hadapan.” Ketika kita sedang sibuk dengan karier kita, bagi menyediakan bekalan untuk masa hadapan kita dan keluarga, kita lupa untuk sama-sama membesar dan mendidik anak-anak kita. Kita biarkan tanggungjawab itu dilaksana oleh pembantu rumah dan guru sekolah, yang sering kita persoalkan jika mereka mengambil sesuatu tindakan yang pada kita mencabar ego kita (untuk mengelak kelihatan buruk di mata ramai).

Saya, seperti kebanyakan orang, ingin kelihatan hebat/baik di mata ramai (hebat dan baik bergantung kepada kelompok mana yang disasarkan). Saya tidak mahu dipandang buruk oleh orang ramai. Bila itu terjadi, banyak perkara yang bermain di fikiran saya. Saya selalu amalkan untuk melupakan semua itu bila hati merasa tidak tenteram. Lihat apa yang telah dianugerahkan kepada saya. Bagaimana saya boleh gunakan ia untuk memberi kegembiraan atau bahagian kepada orang lain. Apabila kita memberi kegembiraan atau kebahagian kepada orang lain, kegembiraan atau kebahagian akan terbit dalam diri kita. Kegembiraan atau kebahagian yang abadi datang dari dalam diri kita. Kegembiraan dan kebahagian yang berpunca dari orang lain tidak akan kekal lama. Ini telah dibuktikan oleh sains. Bukti sains ini menguatkan lagi keyakinan saya pada Hadith Nabi:

“Tangan yang memberi itu lebih baik dari tangan yang menerima.”

Yang diberikan, tidak semestinya wang ringgit atau kebendaan. Berikan apa saja yang dimiliki pada saat itu pada mereka yang berkehendak. Jika anda mempunyai mata yang terang walaupun umur sudah meningkat, kongsikan apa ilmu yang diamalkan yang menjadi penyebab mata anda terang (tanpa kacamata).

Jumpa lagi.

Aku sayang tetapi tidak cinta pada mu


Aku sayang tetapi tidak cinta pada mu

Pernahkah kawan yang anda anggap istimewa mengatakan, “Aku sayang tetapi tidak cinta pada mu”?

Apakah maksud ayat yang diucapkan? Bila seseorang mengatakan, “aku sayang tetapi tidak cinta pada mu”, dia sebenarnya cuba membezakan dua perasaan berlainan. Namun tidak satu pun merupakan perasaan cinta. Bila seseorang mengatakan, “aku sayang tetapi tidak cinta pada mu”, dia sebenarnya ingin mengatakan dia mengambil berat tentang anda tetapi tidak merasa syok dengan anda. Jika kawan yang anda anggap istimewa mengatakan, “aku sayang tetapi tidak cinta pada mu”. Janganlah berputus asa. Beri dia ruang dan masa untuk mengenali perasaan dia yang sebenar. Mungkin ada peristiwa masa lalu yang masih menghalang dirinya dari berbuat demikian.

Mengambil berat tentang seseorang adalah sesuatu yang baik. Ia menggambarkan keperihatinan, tetapi ia bukannya cinta. Anda mengambil berat tentang kebajikan anak-anak yatim tetapi ia bukan bermakna anda cinta kepada mereka. Anda merasa syok untuk bersama artis kesayangan anda, tetapi ia bukan bermakna anda cinta kepadanya. Cinta ada kena mengena dengan perbuatan, bukannya perasaan yang anda perolehi dari seseorang. Cinta adalah pengalaman yang anda perolehi hasil dari sesuatu yang anda buat untuk seseorang. Cinta tidak ada kena mengena dengan apa yang anda harap akan dapat. Ia adalah apa yang anda diharapkan memberi, ia-itu segala-galanya. Bila anda menyintai seseorang, anda akan menerima dia seadanya. Tiada apa yang anda ingin dia ubah atau perbaiki. Semuanya sudah cukup sempurna bagi anda.

Yang disebutkan di atas bukanlah satu rahsia, dengan kata lain, cinta bukan suatu misteri. Ada perkara yang anda perlu lakukan untuk membina cinta dalam perhubungan anda.

Aku Sayang Kamu, Aku Cinta Dia
 
Dalam meniti arus percintaan
Aku terperangkap
Dalam mainan hatiku
Dalam mainan takdir

Kerana takdir aku berpisah dengannya
Kerana takdir jua aku bertemu kamu
Tapi hati aku masih keliru
Kerana aku rasa
Aku sayang kamu, tapi aku cinta dia

Maafkan aku kerana…
Aku masih menyintai dia
Aku masih menyingati dia
Aku masih berhubung dengan dia
Aku masih merindui dia
Aku tahu takdir telah tersurat
Dia bukan milikku
Dia hanya kenangan silamku
Dan Kamu adalah hidupku kini
Cuma aku belum pasti dengan hatiku sendiri

Beriku masa, beriku ruang
Untuk mencari sejauhmana
Hatiku menyayangi kamu
Menyintai kamu

Tolong fahamiku….sayang

Nukilan:RMH